Halalicious Promosikan UMKM Kuliner Halal Perluas Jangkauan Pasar dan Penjualan

Rabu, 14 Okt 2026, 19:02 WIB

JAKARTA - Halalicious Food Festival 2026 menjadi salah satu sarana bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner untuk memperluas promosi produk sekaligus meningkatkan penjualan melalui partisipasi dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Abi, pemilik usaha tahu gejrot yang berpartisipasi dalam Halalicious 2026, menargetkan penjualan 300 porsi per hari selama lima hari penyelenggaraan festival tersebut.

Ket. Foto: Pengunjung menikmati beragam sajian kuliner di Halalicious 2026, zona kuliner halal dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan, Jakarta, Rabu (14/10). — Sumber: ANTARA/Farika Nur Khotimah

“Selain kita branding, kita juga bisa terbantu dalam ekonominya. Itu yang paling utama,” kata Abi saat ditemui dalam acara Halalicious Food Festival 2026 di Jakarta, Rabu (14/10).

Abi mengatakan keikutsertaannya dalam Halalicious tahun ini menjadi pengalaman pertama. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas jangkauan promosi dan membuat produknya lebih dikenal masyarakat.

Usaha tahu gejrot yang dikelolanya merupakan warisan keluarga yang telah diteruskan sejak 2010. Saat ini, usahanya memiliki tujuh cabang di Bekasi.

Menurut Abi, persaingan usaha kuliner menuntut pelaku usaha untuk menjaga kualitas rasa dan pelayanan, sekaligus memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen.

Ia menggunakan platform seperti TikTok dan Instagram untuk memperkenalkan produknya. Melalui keikutsertaan dalam festival, ia juga berharap calon konsumen dapat mengenal mereknya dan mencari produknya setelah acara berakhir.

“Semoga aja bisa ikut lagi di tahun-tahun berikutnya, dan paling pertama kita untuk perputaran ekonominya, sama branding kita,” ujarnya.

Halalicious 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia menghadirkan 66 stan kuliner halal di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan, Jakarta, pada 14-18 Oktober.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kuliner halal dan baik (hayyib) kepada masyarakat. Penyelenggara juga menghadirkan beragam pilihan makanan, mulai dari kuliner khas Indonesia hingga hidangan Jepang dan Timur Tengah.

Pada tahun lalu UMKM yang terlibat dalam penyelanggaraan ini telah berhasil mengantongi omzet mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta selama lima hari. Angka tersebut menjadi gambaran potensi pendapatan yang dapat diperoleh pelaku usaha melalui partisipasi dalam festival tahun ini dengan target 20.000 hingga 30.000 pengunjung selama berlangsungnya festival.

Tahun ini, Halalicious turut membuka Coffee Corner di Hall B yang diisi delapan tenant kopi dari UMKM binaan Bank Indonesia. Halalicious diharapkan dapat memperluas promosi produk UMKM sekaligus memperkenalkan gaya hidup halal kepada masyarakat. Ant

  • Andalan UMKM
  • Halalicious Food Festival 2026

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.