Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

F1 Siap Ekspansi ke Afrika? Rwanda Siapkan Diri untuk Gelaran Grand Prix Jangka Panjang

3 Rabu, 14 Okt 2026, 00:01 WIB | Oleh:
F1 Siap Ekspansi ke Afrika? Rwanda Siapkan Diri untuk Gelaran Grand Prix Jangka Panjang F1 Siap Ekspansi ke Afrika? Rwanda Siapkan Diri untuk Gelaran Grand Prix Jangka Panjang Doc: Antara foto/X/F1
Ket. Arsip - Pembalap Mercedes George Russell meraih pole position pada sesi kualifikasi GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, Jumat.

JAKARTA - Formula 1 (F1) mencapai kesepakatan kerja sama dengan durasi 10 tahun untuk menggelar balapan atau Grand Prix (GP) di Rwanda yang dijadwalkan mulai pada awal 2030-an.

Dikutip dari laman resmi F1, Selasa, Presiden dan CEO F1 Stefano Domenicali mengatakan Afrika kembali menjadi lokasi balap F1 dan itu menjadi hari yang bersejarah.

"Dengan masuknya Rwanda ke dalam kalender mulai dekade mendatang, olahraga kami akan menggelar balapan di setiap benua yang berpenghuni. Afrika senantiasa menjadi bagian dari masa depan Formula 1," ujar Domenicali.

Berdasarkan perjanjian jangka panjang itu, balapan pertama di negara tersebut akan digelar setelah sirkuit khusus yang dibangun di Bugesera, Rwanda, diperkirakan selesai pada awal dekade mendatang.

Lintasan baru itu akan dibangun dengan standar FIA Grade 1 sebagai bagian dari proyek pengembangan yang lebih luas, mencakup sektor olahraga, pariwisata, infrastruktur, dan komersial, yang dipimpin oleh Rwanda Development Board.

Terletak sekitar 40 kilometer di selatan ibu kota Kigali dan bersebelahan dengan Bandara Internasional Kigali yang baru, sirkuit itu akan dirancang agar selaras dengan lanskap alam.

Desain sirkuit akan memanfaatkan variasi ketinggian lahan untuk menciptakan pengalaman balap yang unik dan menantang, sekaligus menyuguhkan sudut pandang istimewa bagi para penggemar.

Kepastian Rwanda menjadi tuan rumah balapan F1 pada 2030 sekaligus menyudahi penantian panjang benua Afrika untuk kembali menggelar ajang bergengsi tersebut.

Terakhir kali balapan F1 digelar di Afrika terjadi pada 14 Maret 1993 ketika melangsungkan Grand Prix di Sirkuit Kyalami, Gauteng, Afrika Selatan yang dimenangkan pembalap Prancis Alain Prost dari tim Williams-Renault.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.