Dukung Ekonomi Pesisir, Pemerintah Kabupaten Kupang Bangun Pelabuhan Rakyat Bolok

Rabu, 14 Okt 2026, 12:51 WIB

KUPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur, membangun Pelabuhan Rakyat Bolok senilai Rp8,64 miliar untuk meningkatkan akses transportasi laut, mendukung aktivitas nelayan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

“Pelabuhan Rakyat Bolok dirancang untuk menjalankan dua fungsi utama, yakni sebagai sarana penyeberangan masyarakat, khususnya dari dan menuju Pulau Semau, serta sebagai tempat pendaratan dan pemasaran hasil tangkapan ikan,” kata Bupati Kupang, Yosef Lede, di Kupang, Rabu (14/10).

Ket. Foto: Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan sambutan dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok di Desa Bolok, Kabupaten Kupang, NTT, Selasa (13/10/2026). — Sumber: ANTARA

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok merupakan salah satu upaya mencari solusi atas kebutuhan penyeberangan masyarakat Pulau Semau.

Karena itu, penyediaan fasilitas penyeberangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan daerah.

Dia menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kupang.

“Anggaran yang kita kelola adalah uang negara yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya kami bersama Wakil Bupati untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat dari anggaran yang diperjuangkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah),” tegasnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Pemkab Kupang terus mendorong pembangunan berbagai fasilitas pendukung pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat.

Selain Pelabuhan Rakyat Bolok, pemerintah daerah juga memperjuangkan pembangunan fasilitas perikanan, termasuk tempat pelelangan ikan, serta pengembangan kampung nelayan melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.

Menurut dia, pembangunan sektor kelautan dan perikanan perlu didukung sarana yang memadai agar potensi sumber daya laut Kabupaten Kupang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dengan tersedianya fasilitas pendaratan dan pemasaran ikan, aktivitas nelayan dapat berkembang, peluang usaha terbuka, dan kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah semakin meningkat.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang Frits Kuhurima menyatakan anggaran pembangun senilai Rp8,64 miliar itu untuk pekerjaan pembangunan meliputi area parkir dengan ukuran 57 meter (m) x 20 m, pembangunan terminal, pembangunan pos jaga, pembangunan tower air dan pembangunan causeway sepanjang 200,5 m x 8 m (eksisting 122 m x 4 m).

Dia berharap seluruh proses pembangunan dapat terlaksana sesuai perencanaan, memenuhi standar mutu, teknis, keselamatan, dan memperhatikan ketepatan waktu, serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hengky Loden menyebutkan bahwa pembangunan dengan anggaran lebih dari Rp8 miliar tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Kecamatan Kupang Barat, khususnya Desa Bolok, sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta peningkatan pendapatan daerah

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.