Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Babel Bergerak Lindungi Anak, Ini Langkah Nyata Cegah Kekerasan

3 Rabu, 14 Okt 2026, 00:21 WIB | Oleh:
Babel Bergerak Lindungi Anak, Ini Langkah Nyata Cegah Kekerasan Babel Bergerak Lindungi Anak, Ini Langkah Nyata Cegah Kekerasan Doc: Antara foto/HO-Biro Adpim Babel
Ket. Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kepulauan Babel dan ratusan siswa mendeklarasikan anak bebas narkoba, perundungan dan aksi kekerasan di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (13/10).

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan sosialisasi dan deklarasi mencegah penyalahgunaan narkoba, perundungan dan kekerasan pada anak sebagai bagian dari pelaksanaan Program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di daerah itu.

"Program ini penting untuk menjaga benteng pertahanan moral anak sejak dini di tengah pesatnya arus informasi digital," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Selasa.

Hidayat mengapresiasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang telah menginisiasi Program PAAREDI, guna memperkuat perlindungan bagi generasi penerus bangsa agar tumbuh dan berkembang secara optimal, bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba, perundungan, maupun aksi kekerasan.

"Peran aktif PKK melalui program PAAREDI menjadi pilar utama dalam membendung pengaruh negatif pada era digital serta memastikan pola asuh berjalan optimal dari lingkungan keluarga," katanya.

Ia menjelaskan pemerintah daerah bersama TP PKK dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen hadir melindungi dan memastikan sekolah serta rumah menjadi tempat paling aman, nyaman bagi tumbuh kembang anak.

"Kolaborasi ini harus hadir untuk menjawab tantangan era digital, seperti pergaulan negatif dan cyber bullying (perundungan siber-red). Oleh karena itu, pemerintah berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak melalui pendampingan, pengawasan, serta penguatan pendidikan karakter secara berkesinambungan oleh orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat," katanya.

Menurut dia, pendidikan ramah anak perlu diwujudkan melalui pendampingan, pengawasan, serta penguatan pendidikan karakter berkesinambungan dengan melibatkan peran serta orang tua, guru, masyarakat dan pemerintah daerah.

"Anak-anak adalah masa depan Bangka Belitung. Kita tidak boleh membiarkan masa depan mereka rusak oleh narkoba, perundungan, maupun kekerasan di era digital ini," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.