Rang Solok Baralek Gadang 2026 Angkat Tradisi Minangkabau, Perkuat Daya Tarik Wisata dan Ekonomi Lokal

Selasa, 13 Okt 2026, 00:03 WIB

Solok - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat, menampilkan tradisi adat Minangkabau dalam rangkaian kegiatan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat dan pengunjung.

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Senin (12/10), mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan, serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Ket. Foto: Wali Kota (Wako) Solok Ramadhani Kirana Putra bersama tamu undangan lainnya melakukan tampi bareh (membersihkan beras) pada acara Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026. — Sumber: Antara

Memasuki penyelenggaraan kelima, RSBG menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan tradisi yang melibatkan masyarakat, pelaku seni, serta generasi muda dalam upaya menjaga keberlanjutan budaya Minangkabau.

Rangkaian kegiatan RSBG yang dimulai sejak 10 hingga 13 Oktober tersebut diawali dengan pawai budaya yang menampilkan keberagaman tradisi masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan yang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat.

Salah satu penampilan dalam pembukaan tersebut adalah tari massal Tapak Kubuang Tigo Baleh yang dibawakan siswa-siswi SMP se-Kota Solok. Pertunjukan itu mengangkat nilai perjuangan, kepemimpinan adat, dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Melalui tarian tersebut, para pelajar memperkenalkan nilai gotong royong dan musyawarah yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Minangkabau, sekaligus mengenalkan sejarah dan warisan leluhur kepada generasi muda.

Ramadhani mengatakan RSBG tidak hanya menjadi tempat menampilkan seni dan tradisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Rang Solok Baralek Gadang adalah cermin siapa kita, masyarakat Minangkabau yang teguh memegang adat, berpegang pada agama, dan bangga pada tanah kelahiran,” katanya.

Penyelenggaraan RSBG 2026 turut mendapat perhatian Anggota DPD RI Irman Gusman yang mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Solok dalam melestarikan budaya dan memperkenalkan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Wakil Wali Kota Solok, Ketua DPRD Kota Solok beserta anggota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Solok, tokoh adat, Bundo Kanduang, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Potensi Budaya

Selain menampilkan tradisi daerah, RSBG 2026 menjadi bagian dari promosi pariwisata Kota Solok setelah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan potensi budaya dan wisata daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah.

Perhelatan itu juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memanfaatkan kegiatan untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Aktivitas tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pemasaran selama acara berlangsung.

Selama empat hari, RSBG 2026 menghadirkan berbagai perlombaan, pertunjukan seni tradisional dan modern, serta penampilan artis daerah dan nasional. Keterlibatan seniman dan generasi muda menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mengangkat kebudayaan lokal.

Pemerintah Kota Solok berharap penyelenggaraan RSBG dapat mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif serta memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Solok berupaya memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau sekaligus mengembangkan potensi pariwisata daerah sebagai bagian dari pembangunan ekonomi masyarakat.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.