PMI Palembang Ajak Warga Jadi Pendonor Darah Sukarela, Ternyata Ini Manfaat Besarnya

Selasa, 13 Okt 2026, 00:11 WIB

PALEMBANG - Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, menggalakkan edukasi masyarakat di Ibu kota Sumatera Selatan itu menjadi pendonor darah sukarela.

"Untuk mengedukasi masyarakat, kami mengoptimalkan tim edukasi donor darah yang dibentuk di 18 kecamatan dalam kota setempat," kata Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa di Palembang, Senin.

Ket. Foto: Pelayanan donor darah di Palembang. — Sumber: Antara foto

Dia mengharapkan dengan mengoptimalkan tim itu, bisa memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat donor darah dan mendorong mereka menjadi pendonor sukarela.

Kebutuhan darah di Kota Palembang masih cukup tinggi sekitar 7.000 kantong per bulan dan belum sepenuhnya bisa terpenuhi dari bank darah PMI.

"Permintaan darah dari pasien rumah sakit di kota ini mencapai hingga 7.000 kantong per bulan sedangkan PMI baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong dari pendonor sukarela yang rutin mendonorkan darah di Unit Transfusi Darah (UTD)," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk mengatasi masalah kekurangan stok di bank darah PMI, dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk rutin donor darah secara sukarela di UTD PMI Palembang.

Untuk mempertahankan standar cara pembuatan obat yang baik (CPOB), pihaknya berkoordinasi dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga dalam setiap tetes darah yang didistribusikan terjamin kualitasnya.

"Selain berkoordinasi dengan BPOM, kami menerapkan manajemen mutu mulai dari screening hingga distribusi untuk memastikan darah yang diterima masyarakat aman dan berkualitas," kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.