Menbud Targetkan Musik Indonesia jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Selasa, 13 Okt 2026, 18:20 WIBJAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menargetkan musik Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri melalui penguatan ekosistem musik nasional. Target tersebut menjadi salah satu fokus Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 yang mengusung tema âBergerak Bersama Mengimplementasikan Ekosistem Musik Indonesia yang Berdaulatâ.
âSaya yakin yang dimaksud berdaulat itu musik Indonesia pertama harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Artinya kita tidak menjadi pasar dari produk-produk musik lain walaupun tentu musik itu universal,â kata dia dalam acara Taklimat Media KMI 2026 di Jakarta, Selasa (13/10).
Ia menyebut perkembangan musik Indonesia perlu mendapat dukungan melalui kebijakan pemajuan kebudayaan. Ia merujuk Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 sebagai landasan negara dalam memajukan kebudayaan nasional.
âDidalamnya ada aspek perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan. Kemudian pasal tersebut diturunkan menjadi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 yang mengatur berbagai aspek,â ucap dia.
Menbud menilai keragaman budaya Indonesia menjadi kekuatan dalam pengembangan musik nasional. Menurut dia, setiap kelompok etnis memiliki karakter musik dan akar tradisi yang beragam.
âDari 1.340 etnis saya kira masing-masing mempunyai musiknya sendiri, mempunyai warnanya sendiri. Kekayaan tersebut mencakup musik yang berakar pada ritus, mantra, dan juga tradisi lisan,â ujar dia.
Ia juga menilai teknologi digital membuka peluang bagi musisi Indonesia untuk menjangkau pendengar. Masyarakat kini dapat mengakses musik melalui ponsel tanpa bergantung pada radio, piringan hitam, atau kaset.
âAkses terhadap musik saat ini sudah mudah. Kemudahan ini yang kemudian membuka peluang bagi pencipta lagu, penyanyi, produser, dan pelaku industri musik,â kata dia.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk membangun ekosistem musik nasional. Menurut dia, pemajuan kebudayaan tidak dapat berjalan hanya melalui Kementerian Kebudayaan.
Kemudian, ia menjelaskan pada KMI 2026 akan membahas perlindungan hak cipta, tata kelola royalti, adaptasi teknologi, dan pengembangan talenta musik. Forum tersebut juga mengangkat kesejahteraan pekerja musik, keberlanjutan musik tradisi, serta perluasan jejaring internasional.
Ia menyebut Makassar sebagai lokasi strategis untuk memperluas keterhubungan ekosistem musik hingga Indonesia Timur. Ia berharap penyelenggaraan KMI dapat memperkuat musik lokal Makassar dan Sulawesi Selatan.
âJadi tidak hanya Jakartasentris atau Jawasentris, tapi juga terhubung sampai ke Indonesia timur. Acara ini juga akan menghadirkan festival, pameran, pertunjukan musik, dan program publik di Makassar,â kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, mengatakan pengembangan ekosistem musik membutuhkan keterlibatan berbagai sektor. Ia menyebut persoalan perizinan, royalti, dan kecerdasan buatan melibatkan kewenangan lintas kementerian.
âKita memang harus fokus di pemeliharaan musik tradisi. Selain itu, pemerintah juga perlu membahas persoalan lain yang memengaruhi keberlangsungan industri musik,â kata dia.
Ia menyebut sejumlah kementerian dan lembaga akan berpartisipasi dalam KMI 2026. Keterlibatan tersebut mencakup sektor hukum, dalam negeri, perindustrian, pariwisata, ketenagakerjaan, dan lembaga terkait lainnya.
KMI 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Oktober dengan agenda konferensi dan program publik. Kegiatan tersebut membahas sejumlah isu, termasuk royalti, kecerdasan buatan, tantangan tempat pertunjukan, dan ekspor musik. ils/I-1
- Musik Indonesia
- Menbud Fadli Zon
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kantor Summarecon Terus Diubek-ubek KPK
-
Dispar Mataram Sambut MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika dengan Buka Bazar UMKM
-
Kemudahan Izin TKA Bisa Jadi Bumerang bagi Pekerja Lokal
-
Fenomena Api Biru Muncul di Kawah Papandayan, Badan Geologi Lakukan Analisis Aktivitas Vulkanik
-
Bappenas Buka Suara soal Masa Depan Papua, Pemerataan Pembangunan Jadi Kunci
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.