Putus Rantai Kemiskinan, Bupati Sumbawa Dorong Optimalisasi Sekolah Rakyat

Minggu, 18 Okt 2026, 07:53 WIB

SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Syarafuddin Jarot, mendorong optimalisasi Program Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem sekaligus memutus rantai kemiskinan. 

"Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah membuka akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem," kata Jarot saat menghadiri kegiatan open house Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa, Sabtu (18/10).

Ket. Foto: Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menghadiri kegiatan open house Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (17/10/2026). — Sumber: ANTARA

Ia menjelaskan seluruh biaya pendidikan dan fasilitas penunjang bagi siswa ditanggung pemerintah melalui sistem pendidikan berasrama, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan memperoleh layanan pendidikan yang layak.   

Menurut dia, pendidikan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program Sekolah Rakyat, para siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan diri, memperbaiki taraf hidup keluarga, dan tumbuh menjadi generasi yang mandiri.

Program tersebut juga diharapkan mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera melalui pemerataan kesempatan pendidikan bagi masyarakat.

Kepala SRD 5 Sumbawa Nani Indrawati mengatakan kegiatan open house menjadi kesempatan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melihat langsung kondisi sekolah, memahami program pendidikan, serta memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Ia menyampaikan sekolah yang mulai beroperasi pada 6 Oktober 2025 dan saat ini menampung 60 siswa kelas II hingga VI yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Sekolah tersebut terus melakukan pembenahan, baik dalam proses pembelajaran maupun penyediaan layanan pendukung untuk memenuhi kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan berasrama.

Selain menerapkan pembelajaran berbasis digital dan smart learning, sekolah juga memberikan pembinaan ekstrakurikuler serta pendampingan bagi siswa. Pelaksanaan program didukung oleh guru, wali asuh, wali asrama, juru masak, dan tenaga kebersihan.

Nani berharap dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan terus menguat agar Sekolah Rakyat dapat memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi siswa.

Melalui dukungan tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem untuk mengembangkan potensi, meraih masa depan yang lebih baik, dan memiliki daya saing.

  • sekolah rakyat
  • pemkab sumbawa

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.