Kontingen Indonesia Optimistis Bersaing di Asian Para Games 2026
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 05:55 WIB | Oleh: SriyonoSOLO - Kontingen Indonesia membawa optimisme tinggi saat bertolak menuju Jepang untuk berlaga pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 melalui Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (13/10) pagi.
"Harapannya jelas perjalanan lancar dan bisa membawa hasil yang maksimal. Saya berharap bisa mempertahankan medali emas di Jepang nanti," kata atlet para bulu tangkis Subhan sebelum keberangkatan.
Subhan merupakan peraih medali emas nomor ganda campuran SH6 bersama Rina Marlina pada Asian Para Games Hangzhou 2022.
Sebanyak 103 atlet bersama tim pelatih, manajer, dan tenaga pendukung terbang menuju Nagoya pada pukul 05.40 WIB, lima hari sebelum upacara pembukaan Asian Para Games 2026.
Suasana keberangkatan diwarnai semangat para atlet yang sejak dini hari telah berada di bandara. Sejumlah atlet turut diantar anggota keluarga sebelum memulai perjalanan untuk membawa nama Indonesia di ajang olahraga disabilitas terbesar Asia tersebut.
Sebelum meninggalkan Tanah Air, para atlet juga menuliskan beragam harapan dan pesan untuk diri sendiri maupun Kontingen Indonesia selama berjuang di Nagoya.
Harapan untuk membawa pulang hasil terbaik juga disampaikan perenang Jendi Pangabean, yang meraih medali emas nomor 100 meter gaya punggung putra S9 pada Asian Para Games edisi sebelumnya.
"Semoga selamat sampai tujuan dan membawa hasil yang sesuai harapan," kata Jendi.
Chef de Mission Kontingen Indonesia Reda Manthovani mengatakan seluruh atlet telah siap secara fisik maupun mental untuk bersaing memperebutkan prestasi terbaik.
Indonesia membidik tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu dengan sasaran menembus posisi 10 besar klasemen akhir.
Target tersebut ditetapkan berdasarkan analisis dan evaluasi National Paralympic Committee (NPC) Indonesia terhadap perkembangan atlet selama pemusatan latihan serta hasil kualifikasi menuju Asian Para Games.
Selain mengejar posisi 10 besar, Indonesia juga membawa misi memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan olahraga disabilitas di Asia Tenggara.
Sebanyak 103 atlet Indonesia akan tampil pada 12 cabang olahraga, yakni para atletik, para bulu tangkis, para renang, para angkat berat, para tenis meja, para panahan, para judo, boccia, para balap sepeda, para menembak, anggar kursi roda, dan para taekwondo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!