- Home
-
- Megapolitan
-
- Hingga Awal 2027, Stok Pup...
Hingga Awal 2027, Stok Pupuk Bersubsidi di Lebak Aman dan Cukup
Selasa, 13 Okt 2026, 10:54 WIBLEBAK â Stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Lebak, Banten relatif aman dan mencukupi hingga awal 2027 guna mendukung program swasembada pangan nasional.
âKepala bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan, di Lebak, Selasa (13/10), mengatakan pihaknya menjamin stok pupuk bersubsidi di kios - kios resmi yang ditunjuk pemerintah daerah mencukupi hingga awal 2027.
âSelama ini, penyerapan pupuk relatif rendah akibat musim kemarau panjang, sehingga banyak petani menunda melakukan tanam.
âPenyerapan pupuk sampai September 2026 untuk urea dari kuota sebanyak 23.167 ton baru terserap 6.196 ton dan sisanya 16.971 ton.
âPupuk NPK dari kuota 25.449 ton baru terserap 8.948 ton dan sisanya 16.501 ton serta pupuk organik 390 ton tersalurkan 26 ton dan sisanya 363 ton.
âKarena itu, pihaknya memastikan persediaan pupuk melimpah hingga awal tahun mendatang. "Kami minta petani tidak khawatir persediaan pupuk bersubsidi di kios-kios resmi melimpah," katanya menjelaskan.
âDodi mengatakan, saat ini, harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi jenis Urea dijual di kios resmi Rp1.800 per kg atau Rp90.000 per sak.
âSelain itu harga pupuk NPK dijual di kios resmi Rp1.840 per kilogram, atau dari Rp92.000 per sak.
âMereka petani yang mendapatkan pupuk bersubsidi adalah tergabung dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
â"Semua pupuk bersubsidi itu untuk petani yang tidak tergabung dalam RDKK," katanya menjelaskan.
âSementara itu, Rudi, seorang petani Cijaku Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya saat ini persediaan pupuk subsidi di kios resmi yang ditunjuk pemerintah daerah melimpah dan memenuhi untuk tanam.
â"Kami membeli pupuk urea sebanyak 25 kilogram untuk satu hektar tanaman padi," katanya.
- Kabupaten Lebak
- Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perum Bulog Sumut Nyatakan Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan Capai 89,36 Persen
-
Penyusunan Haluan Pemajuan Kebudayaan yang Berkelanjutan di NTB
-
DPR dan Pemerintah Tuntaskan Finalisasi Perpres Ojol
-
Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Ketahanan Energi saat Buka Muscab Hiswana Migas
-
Bupati Lombok Timur Sebut Kehadiran Dokter Penentu Kemajuan SDM dan Kesehatan Masyarakat.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.