Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Keselamatan Penumpang, Bandara Rendani Manokwari Siaga Hadapi Kabut Asap

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 04:59 WIB | Oleh:
Demi Keselamatan Penumpang, Bandara Rendani Manokwari Siaga Hadapi Kabut Asap Doc: Antara foto
Ket. Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari Herman Sujito (kiri) memberikan keterangan saat konferensi pers di Manokwari, Papua Barat, Senin (12/10).

MANOKWARI - Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, mengutamakan keselamatan penerbangan saat terjadi gangguan atau kendala kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah sekitar maupun Provinsi Papua Selatan.

Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari Herman Sujito di Manokwari, Senin, mengatakan kabut asap menyebabkan jarak pandang pilot tidak sesuai ketentuan keselamatan penerbangan, sehingga kerap terjadi pembatalan maupun perubahan jadwal.

“Sejak akhir September hingga Oktober saat ini, terjadi peningkatan delay (perubahan jadwal) bahkan pembatalan karena penurunan visibilitas (jarak pandang),” ujarnya.

Dia menyebut penerbangan Jumat (9/10) berjalan lancar dengan total penumpang datang maupun berangkat 599 orang, namun kabut asap kembali menyelimuti kawasan Bandara Rendani pada Sabtu (10/10) sehingga seluruh penerbangan dibatalkan.

Kondisi serupa terjadi pada Minggu (11/10) pagi hingga siang yang menyebabkan sejumlah rute penerbangan dari dan menuju Manokwari mengalami perubahan, dan sekitar pukul 22.30 WIT satu maskapai milik Lion Grup berhasil mendarat.

“Hari Minggu, dua maskapai yang seharusnya mendarat pagi, terpaksa tunda dan bisa berhasil mendarat siang. Satu maskapai lagi mendarat malam, dan terbang kembali Senin dini hari,” ujarnya.

Untuk Senin, kata dia, rute penerbangan yang mengalami pembatalan hanya dari dan ke Sorong, Papua Barat Daya karena kabut asap mengganggu jarak pandang pilot, sedangkan wilayah lain berjalan normal seperti sediakala

Perubahan jadwal penerbangan akan disesuaikan dengan laporan terbaru tentang kondisi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta jarak pandang keselamatan operasional yang telah ditentukan.

"Hari ini hanya penerbangan dari dan ke Sorong saja yang terganggu, karena kabut asap menyelimuti wilayah Sorong," ucap Herman.

Menurut dia, pihak maskapai menjamin pengembalian biaya tiket secara penuh tanpa potongan kepada penumpang serta memfasilitasi penjadwalan ulang rute keberangkatan, karena pembatalan tersebut terjadi di luar kendali manusia.

Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut sekaligus rutin mengecek informasi cuaca melalui kanal-kanal resmi BMKG sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara.

“Manokwari kena dampak kabut asap karhutla yang terjadi di Kabupaten Fakfak dan Teluk Bintuni (Papua Barat), serta Kabupaten Merauke (Papua Selatan). Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini,” ucap Herman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Kabut Asap Kebakaran Hutan ...

Waduk Wonorejo Alami Penyusutan Air

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Waduk Wonorejo Alami Penyus...
Daerah
Semarak Peringatan Hari Mus...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.