Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bayi di Bawah 3 Bulan Mengalami Demam, Ini Langkah Penanganan yang Wajib Diketahui Orang Tua

3 Selasa, 13 Okt 2026, 06:09 WIB | Oleh:
Bayi di Bawah 3 Bulan Mengalami Demam, Ini Langkah Penanganan yang Wajib Diketahui Orang Tua Bayi di Bawah 3 Bulan Mengalami Demam, Ini Langkah Penanganan yang Wajib Diketahui Orang Tua Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Fasilitas perawatan bayi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhin, Meulaboh, Aceh Barat, Aceh.

JAKARTA - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio(K) menyampaikan bahwa demam pada bayi berusia di bawah tiga bulan perlu mendapat perhatian serius, karena bisa jadi menandakan infeksi yang membutuhkan penanganan segera.

Karena sistem kekebalan tubuh bayi masih berkembang, ia mengatakan, gejala-gejala yang dapat mengindikasikan munculnya infeksi pada bayi perlu segera ditangani meskipun bayi masih terlihat aktif.

"Apabila suhu tubuh bayi mencapai 38°C atau lebih, orang tua harus segera membawa bayi ke dokter atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan meskipun bayi tampak masih aktif atau mau menyusu," katanya kepada ANTARA pada Senin.

Ketika bayi demam, dia menganjurkan orang tua segera memeriksakan bayi ke fasilitas pelayanan kesehatan walaupun kondisi bayi masih terlihat baik dan suhu tubuhnya menurun.

"Sambil menuju fasilitas kesehatan, orang tua dapat tetap memberikan ASI, mengenakan pakaian yang nyaman, dan menghindari membedong bayi terlalu tebal," katanya.

Dia mengingatkan orang tua agar tidak memberikan obat-obatan kepada bayi tanpa arahan tenaga medis atau mencoba memberikan ramuan tradisional untuk meredakan sakitnya.

Selain itu, ia melanjutkan, orang tua sebaiknya tidak memberikan makanan dan minuman yang

Masalah keamanan makanan bagi bayi menjadi sorotan menyusul berita mengenai bayi yang dilaporkan meninggal setelah diduga diberi telur mentah oleh anggota keluarganya di Surabaya.

Dalam keterangan tertulis IDAI, Piprim menyampaikan bahwa telur mentah atau telur yang dimasak tetapi kurang matang bisa mengandung bakteri Salmonella, yang dapat menyebabkan infeksi pada bayi. ​​​​​​​

IDAI mengimbau orang tua dan keluarga mengikuti rekomendasi tenaga kesehatan mengenai perawatan dan pemberian makanan pada bayi serta segera membawa bayi ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika mendapati tanda bahaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.