- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bandara Riyadh Ditutup, Se...
Bandara Riyadh Ditutup, Seluruh Maskapai Tangguhkan Penerbangan
Selasa, 13 Okt 2026, 09:45 WIBArab Saudi memperpanjang penangguhan operasional di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, yang memicu pembatalan penerbangan seluruh maskapai regional dan internasional, termasuk Etihad Airways, Qatar Airways, Gulf Air, dan Riyadh Air.
Dilaporkan Arabian Business, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) mengatakan penangguhan tersebut akan tetap berlaku sementara pihak berwenang menyelesaikan prosedur untuk memverifikasi keselamatan dan kesiapan operasional fasilitas bandara.
Pihak berwenang mengatakan pekerjaan tersebut sedang dilakukan berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait.
Maskapai penerbangan kemudian mengeluarkan pemberitahuan perjalanan terbaru, dengan beberapa pembatalan diperpanjang hingga minggu depan.
Etihad Airways membatalkan penerbangan Abu DhabiâRiyadh hingga 19 Oktober. maskapai ini telah mengkonfirmasi semua penerbangan antara Abu Dhabi dan Riyadh telah dibatalkan hingga Senin, 19 Oktober.
Maskapai penerbangan Uni Emirat Arab tersebut juga mengumumkan pembatalan yang mempengaruhi layanan penerbangannya ke Dammam dan Jeddah.
Etihad menyatakan bahwa situasinya masih dinamis dan perubahan jadwal lebih lanjut mungkin terjadi. Penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan mereka langsung melalui etihad.com.
Maskapai Qatar Airways juga menangguhkan penerbangan ke Riyadh dan Dammam.
Dalam sebuah pernyataan pada 12 Oktober, maskapai tersebut mengatakan, mereka memantau perkembangan di Arab Saudi berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait.
Penumpang yang terdampak akan dihubungi langsung, sementara para pelancong disarankan untuk memeriksa status pemesanan mereka melalui situs web atau aplikasi seluler Qatar Airways.
Maskapai tersebut belum menyebutkan tanggal dimulainya kembali operasional dalam pemberitahuan yang diberikan.
Gulf Air juga mengumumkan pembatalan penerbangan ke dan dari Riyadh mulai tanggal 12Â Oktober hingga 17 Oktober tengah malam. Maskapai yang berbasis di Bahrain ini mengimbau penumpang yang terkena dampak untuk menghubungi Pusat Kontak Seluruh Dunia mereka untuk mendapatkan bantuan dalam pemesanan ulang.
Peringatan ini berlaku khusus untuk layanan di Riyadh.
Sementara Riyadh Air membatalkan penerbangan pada tanggal 12 dan 13 Oktober.Â
Riyadh Air telah menerbitkan daftar lengkap penerbangan yang dibatalkan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid.
Pembatalan tersebut mempengaruhi rute domestik dan koneksi internasional, termasuk penerbangan yang menghubungkan ibu kota Saudi dengan Dubai, London, Kairo, Mumbai, Dhaka, dan destinasi lainnya.
Penumpang disarankan untuk memeriksa informasi penerbangan terbaru Riyadh Air untuk mengetahui nomor penerbangan spesifik yang terpengaruh.
Riyadh Air telah memperkenalkan fleksibilitas perjalanan sementara bagi penumpang yang memesan tiket hingga 24 Oktober 2026. Penumpang yang memenuhi syarat dapat memesan ulang penerbangan yang tersedia dalam waktu 21 hari dari tanggal perjalanan semula tanpa membayar biaya pemesanan ulang tambahan.
Kelompok Houthi Yaman mengkonfirmasi telah melancarkan gelombang serangan rudal dan drone terhadap sejumlah bandara dan lokasi militer di kerajaan tersebut.
Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi mengatakan serangan tersebut menargetkan Bandara Internasional Abha di Arab Saudi barat daya dan Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Riyadh pada Selasa (6/10) dan Rabu (7/10).
- Serangan Houthi
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.