Polisi Ringkus Seorang Remaja Putri Pembuang Bayi di Palmerah
📅 Senin, 12 Okt 2026, 14:52 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA – Aparat kepolisian akhirnya berhasil meringkus seorang remaja putri berinisial DN (17), pelaku pembuang bayi di RPTRA Maya Asri 13, Palmerah, Jakarta Barat.
Kapolsek Palmerah, AKP Parman BM Nainggolan mengatakan, pelaku ditangkap berbekal dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi kejadian.
"Saat berjalan kaki sambil membawa tas berisi bayinya, pelaku memang terekam CCTV. Itu bekal kita lakukan penangkapan," kata Parman di Jakarta, Senin (12/10).
Hasil penelusuran CCTV mengarahkan petugas ke sebuah tempat kos di kawasan Jalan Rawa Belong Raya. Setelah berkoordinasi dengan pengurus kos, polisi akhirnya mengamankan DN (17).
"Bayi tersebut kemudian dibungkus menggunakan kain, dimasukkan ke dalam kantong hitam, lalu dibawa berjalan kaki menuju depan RPTRA sebelum pelaku kembali ke tempat kos," jelas Parman.
Kepada penyidik, DN mengaku melahirkan bayi tersebut seorang diri di kamar kosnya. "Petugas selanjutnya membawa perempuan tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui motifnya," tambahnya.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat persalinan serta dokumen hasil pemeriksaan medis dari RSUD Tarakan.
"Bayi telah ditangani oleh instansi terkait termasuk Dinas Sosial untuk perawatan lebih lanjut," kata Parman.
Sementara pelaku DN dibawa ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis.
Atas perbuatannya, penyidik mendalami dugaan tindak pidana membuang anak sebagaimana diatur dalam Pasal 430 dan/atau Pasal 429 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Menyusul pelaku masih berusia 17 tahun, proses hukum tetap dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan perlindungan khusus anak di bawah umur.
Sebelumnya, warga menemukan bayi baru lahir dalam kondisi terbungkus dalam tas di tumpukan sampah depan RPTRA Maya Asri 13, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/10) malam.
Bayi malang berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh Khoirudin yang berjualan di seberang RPTRA sekira pukul 20.45 WIB.
Khoirudin menceritakan, penemuan bayi tersebut bermula ketika dirinya sedang duduk santai di warungnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!