Pemprov Jakarta Mendorong Warga Membiasakan Diri ke Museum

Senin, 12 Okt 2026, 14:05 WIB

JAKARTA – Museum adalah salah satu tempat belajar untuk mengenal berbagai seni budaya dan sejarah. Warga Jakarta didorong untuk sering ke museum. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mencoba mendekatkan museum ke ruang publik melalui pameran "Hutan dan Peradaban: Dari Ekosistem Kehidupan Menuju Masa Depan" di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat.

"Melalui pameran ini, mari kita melihat hutan bukan hanya sebagai bagian dari alam yang perlu dilindungi, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan, dan masa depan manusia," kata Sekretaris Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta, Retno Setiowati di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: biasakan anak-anak ke museum — Sumber: ist

Pameran yang diadakan bersama Museum Kehutanan dan Asosiasi Museum Indonesia (AMI) DKI Jakarta "Paramita Jaya) ini diadakan mulai hari ini hingga 18 Oktober 2026, menampilkan koleksi kayu, flora dan fauna, perlengkapan kehutanan, serta berbagai hasil hutan.

Selain itu, disediakan juga media interaktif antara lain touchscreen/LED interaktif, objek yang dapat disentuh dan diamati, matching game, serta aroma station yang menghadirkan pengalaman sensorik terhadap hasil hutan.

Penyajian dilengkapi panel interpretasi, ilustrasi, dan visual yang menghubungkan hutan dengan kehidupan manusia serta konteks Jakarta sebagai kota.

Adapun pemilihan lokasi Stasiun MRT Bundaran HI merupakan bagian dari upaya Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta untuk mendekatkan museum dan pengetahuan kepada masyarakat, sekaligus memperluas pemanfaatan ruang publik sebagai ruang pembelajaran kebudayaan.

Retno berharap pameran ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga hubungan yang harmonis, antara manusia, dan alam, khususnya, bagi masyarakat Jakarta.

"Kesadaran tersebut, diharapkan, dapat mendorong, tubuhnya kepedulian, terhadap, kualitas udara, rumah hijau, sebagai bagian dari, usaha bersama, membuat kota, sehat, dan muda, berkualitas," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi, Kementerian Kehutanan, Nuke Mutikania mengatakan pameran yang diadakan bertepatan dengan peringatan Hari Museum Indonesia tersebut menjadi jembatan informasi melalui sajian data, dokumentasi visual dari Kemenhut.

"Kami ingin menghadirkan edukasi publik bagaimana meningkatkan dan menguatkan literasi publik supaya kebijakan-kebijakan yang kami ambil mudah dipahami masyarakat," kata dia.

Adapun melalui tema "Hutan dan Peradaban: Dari Ekosistem Kehidupan Menuju Masa Depan" ini, Kemenhut berharap pameran dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda bagaimana menjaga kelestarian hutan.

"Hutan bukan sekadar hamparan pegunungan hijau, hutan adalah pondasi, benteng sekaligus penopang utama dari peradaban. Dari ekosistem hutanlah, pasokan air dan udara segar," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.