Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA: Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Penuhi Hak Anak Disabilitas

📅 Senin, 12 Okt 2026, 17:15 WIB | Oleh:
Menteri PPPA: Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Penuhi Hak Anak Disabilitas Doc: Dokumentasi Humas Kementerian PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (MenPPPA), Arifah Fauzi, mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memenuhi hak anak penyandang disabilitas secara optimal. Pemerintah, keluarga, komunitas, dan dunia usaha diharapkan menciptakan lingkungan inklusif serta kesempatan setara bagi anak.

Arifah menegaskan, anak penyandang disabilitas berhak memperoleh perlindungan, penerimaan, dan kesempatan setara untuk berkembang optimal. Ia menekankan pentingnya lingkungan inklusif agar setiap anak mampu mengembangkan potensi diri tanpa diskriminasi.

“Kami siap berkolaborasi mendukung pemenuhan hak dan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Ini merupakan tanggung jawab kita semua yang harus diwujudkan bersama,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers tertulis, Senin (12/10).

Arifah menekankan, kolaborasi harus diwujudkan melalui pemetaan kebutuhan dan langkah nyata memenuhi hak anak penyandang disabilitas. Ia menegaskan, anak disabilitas berhak didengar, dihargai, dan berpartisipasi setara dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mereka tidak meminta perlakuan istimewa, hanya ingin didengar, diterima, dihargai, dan dilindungi. Anak penyandang disabilitas berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang,” ucap Arifah.

Arifah juga menekankan pentingnya penerimaan lingkungan sekitar dalam membangun kepercayaan diri anak penyandang disabilitas. Karena itu, keluarga, pemerintah, dan masyarakat perlu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Penerimaan lingkungan sangat penting untuk membangun kepercayaan diri anak penyandang disabilitas. Keluarga, pemerintah, dan masyarakat harus bersama-sama mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” kata Arifah.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen memenuhi hak anak penyandang disabilitas melalui pendidikan inklusif, layanan kesehatan, dan bantuan sosial. Pemerintah daerah juga terus memperkuat akses layanan ramah disabilitas.

Gubernur Pramono menyebut, sebanyak 20.890 orang tercatat sebagai penerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mendukung penyediaan transportasi ramah disabilitas serta bursa kerja khusus penyandang disabilitas.

“Yang paling penting adalah memberikan kepercayaan kepada anak-anak ini agar mampu menunjukkan kemampuan mereka. Mereka juga harus diberikan ruang untuk berpartisipasi,” kata Gubernur Pramono. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

KPK Periksa Mantan Direktur Keuangan Bank BJB

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KPK Periksa Mantan Direktur...
Megapolitan
DPRD DKI Minta Jakpro Perku...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.