Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Selama September 2026, Apa Penyebabnya?

2 Senin, 12 Okt 2026, 00:08 WIB | Oleh:
Kasus ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Selama September 2026, Apa Penyebabnya? Kasus ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Selama September 2026, Apa Penyebabnya? Doc: Antara foto
Ket. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 52.483 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada September 2026, meningkat 11,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 47.020 kasus.

PALEMBANG - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 52.483 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama September 2026, meningkat 11,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 47.020 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel Ira Primadesa di Palembang, Minggu, mengatakan peningkatan kasus tersebut terjadi di tengah memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

"Jumlah kasus ISPA pada September sebanyak 52.483 kasus, terjadi peningkatan 11,62 persen dibandingkan Agustus sebanyak 47.020 kasus," katanya.

Ia menjelaskan jumlah kasus pada September menjadi yang tertinggi sepanjang 2026. Sebelumnya, kasus bulanan tertinggi tercatat pada Februari sebanyak 51.115 kasus dan Januari sebanyak 50.651 kasus.

Berdasarkan data Dinkes Sumsel, jumlah kasus ISPA selama Januari-September 2026 mencapai 401.191 kasus. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 411.700 kasus.

Pola peningkatan kasus ISPA pada 2026 terjadi pada awal tahun, kemudian menurun pada Mei dan Juni, sebelum kembali meningkat pada Juli hingga September.

"Pada 2026 ini, pola tinggi kasus ISPA terjadi pada awal tahun. Kemudian menurun pada Mei dan Juni. Lalu kembali meningkat pada Juli-September," jelasnya.

Sementara itu, laporan kasus ISPA yang masuk pada Oktober 2026 tercatat sebanyak 11.359 kasus. Jumlah kasus harian tertinggi pada bulan tersebut terjadi pada 6 Oktober, yakni mencapai 2.267 kasus.

Peningkatan kasus ISPA tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla yang memengaruhi kualitas udara di Sumatera Selatan. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Setelah Menanti 14 tahun, A...
Rona
Tips Menjadi Content Creator
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.