Forum HRD Bekapurs Dibentuk, Bekasi Dorong Hubungan Industrial Lebih Harmonis
Senin, 12 Okt 2026, 00:02 WIBKabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta Forum Komunikasi Human Resources Development Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang (HRD Bekapurs) mampu memperkuat hubungan industrial sekaligus mendukung kemajuan dunia usaha melalui sinergi penguatan kualitas sumber daya manusia.
Demikian disampaikan Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja usai menghadiri peresmian pembentukan forum tersebut di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Minggu (10/10).
"Keberadaan forum ini menjadi langkah strategis mempererat komunikasi praktisi HRD dan perusahaan sekaligus membangun sinergi menghadapi tantangan sektor ketenagakerjaan di wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang," katanya.
Asep mengatakan Kabupaten Bekasi merupakan salah satu kawasan industri strategis Indonesia yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik investasi dan membuka lapangan kerja.
Di era modern saat ini, perkembangan teknologi maupun dinamika dunia kerja menuntut tersedianya tenaga kerja yang kompeten, profesional, produktif dan mampu beradaptasi.
Ia menilai praktisi HRD berperan penting meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta menjaga keseimbangan hubungan antara perusahaan dengan pekerja sehingga mereka tidak hanya fokus pengelolaan kepegawaian tetapi juga menjadi mitra strategis dalam membangun kualitas SDM dan menciptakan lingkungan kerja kondusif.
Dirinya berharap Forum HRD Bekapurs dapat menjadi ruang bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan serta mencari solusi bersama atas beragam persoalan ketenagakerjaan.
Peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal juga perlu menjadi perhatian agar masyarakat Kabupaten Bekasi memperoleh kesempatan yang lebih luas lagi untuk berkontribusi dalam pertumbuhan industri di daerahnya.
"Melalui peran strategis para praktisi HRD, saya berharap nilai-nilai profesionalisme, kedisiplinan, keadilan dan saling menghargai dapat terus diperkuat di dunia usaha," katanya.
Dia mengajak forum tersebut membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas SDM, memperluas kesempatan kerja serta mewujudkan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.
Ketua Forum HRD Bekapurs Yosminaldi mengatakan pembentukan forum tersebut berangkat dari keinginan untuk memperkuat hubungan industrial, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga di tingkat nasional hingga Asia Tenggara.
Menurutnya, praktisi HRD memiliki posisi strategis di antara kepentingan pengusaha dan pekerja sehingga mereka perlu berperan secara profesional, objektif dan berimbang dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan hubungan industrial.
"Kami memulai dari wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang. Tujuan utama kami adalah memperkuat pola hubungan industrial di Indonesia, bahkan berkontribusi dalam lingkup Asia Tenggara,â ujarnya.
Forum HRD Bekapurs juga ingin turut terlibat dalam pengembangan hubungan industrial di tingkat nasional sekaligus berharap keberadaannya mendapat pengakuan sehingga dapat berkontribusi dalam perumusan kebijakan dan pencarian solusi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Yosminaldi mengaku penyelesaian persoalan hubungan industrial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan sudut pandang yang saling melengkapi.
"Selain pengusaha dan pemerintah, organisasi HRD serta kalangan akademisi dinilai perlu dilibatkan agar pembahasan dan penyusunan solusi dapat dilakukan secara lebih objektif dan komprehensif," kata dia.
- Pemkab Bekasi
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bukan Cuma Kerja di Pabrik, Pemkab Bekasi Ajak Anak Muda Jadi Petani Modern
-
Apple Gelar Surprise and Shine Hari Ini, iPhone 18 hingga Siri AI Jadi Sorotan
-
AS Dorong Venezuela Segera Adakan Pemilu
-
Expo UMKM Kudus Digelar, Transaksi Ditargetkan Tembus Rp500 Juta
-
Golkar Baca Sinyal AHY Mulai Bersiap Hadapi Pilpres 2029
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.