Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Buku Prabowo Masuk Perpustakaan Terbesar AS, Total Koleksi Terkait Presiden Capai 90 Judul

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 14:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lima Buku Prabowo Masuk Perpustakaan Terbesar AS, Total Koleksi Terkait Presiden Capai 90 Judul Doc: Antara
Ket. Dubes RI, Indroyono Soesilo (berpeci) menyerahkan salah satu buku karya Presiden Prabowo Subianto, berjudul:”Paradox Indonesia”, kepada Dr.Kay Qui, Chief Asian Division, US Library of Congress, Jumat 9 Oktober 2026.

Jakarta - Lima buku karya Presiden Prabowo Subianto menambah koleksi Indonesia di Library of Congress, Washington DC, Amerika Serikat (AS), sehingga karya dan buku tentang Prabowo yang tersimpan di perpustakaan itu mencapai 90 judul.

Dalam keterangan Duta Besar RI untuk AS Indroyono pada Minggu (11/10), disebutkan bahwa lima buku yang diserahkan termasuk Kepemimpinan Militer dan Paradox Indonesia. Penyerahan dilakukan dalam pertemuan dengan Chief Asian Division Library of Congress Dr. Kay Qui, Dr. Sarah Rhodes dari Congressional and Intergovernmental Office, serta pustakawan Joshua di Library of Congress pada Jumat.

Dalam kunjungan tersebut, Indroyono didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan serta jajaran KBRI Washington DC.

Library of Congress dikenal sebagai perpustakaan terbesar di dunia dengan lebih dari 170 juta koleksi. Koleksinya mencakup sekitar 39 juta buku dan bahan cetak dalam 470 bahasa, 73 juta manuskrip, serta jutaan foto, peta, rekaman musik, dan arsip suara.

Dari keseluruhan koleksi tersebut, sebanyak 183.568 berasal dari Indonesia. Koleksi Indonesia mencakup manuskrip kuno, 749 buku langka, rekaman audiovisual, hingga artefak teknologi perekaman suara.

Data 2021 menunjukkan lebih dari 117.000 koleksi Indonesia telah dikatalogkan dalam bagian koleksi Asia. Koleksi tersebut mencakup berbagai bidang, mulai ekonomi, politik, sejarah, ilmu pengetahuan, hingga sastra anak.

Selain buku karya dan tentang Prabowo, Library of Congress juga memiliki lebih dari 1.100 buku tentang Presiden Soekarno dan 918 buku tentang Presiden Soeharto, serta puluhan karya mengenai Presiden B.J. Habibie.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan buku-buku karya Fadli Zon, Nyoman Nuarta, Purnomo Yusgiantoro, Nining Sri Astuti, Havas Oegroseno, dan Indroyono Soesilo.

Salah satu koleksi Indonesia yang berharga di Library of Congress adalah manuskrip Jawa beriluminasi tahun 1862 berjudul Pangkat-pangkat Caritanipun Serat Babad Ing Tanah Jawi Sedhaya.

Naskah tersebut mengisahkan sejarah Jawa dan penyebaran Islam serta dilengkapi ilustrasi artistik.

Kehadiran koleksi Indonesia di Library of Congress menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sejarah, pengetahuan, seni, dan warisan intelektual Indonesia kepada masyarakat dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Perku...

UNPAR Bogor Resmi Dibuka

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
UNPAR Bogor Resmi Dibuka
Megapolitan
Basarnas Banten Berhasil Me...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.