Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerugian Kebakaran Ratusan Rumah di Serdang Mencapai Rp2 Miliar

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerugian Kebakaran Ratusan Rumah di Serdang Mencapai Rp2 Miliar Doc: Antara
Ket. Ratusan rumah warga di Dusun Serdang Desa Jelutung 2 Kabupaten Bangka Selatan hangus terbakar pada Sabtu (10/10/2026).

Bangka Selatan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kerugian kebakaran ratusan rumah warga di Dusun Serdang Desa Jelutung 2 Kabupaten Bangka Selatan pada Sabtu (10/10) ditaksir mencapai Rp2 miliar.

"Berdasarkan update data terbaru, jumlah rumah warga terdampak kebakaran sebanyak 305 unit dengan kerugian ditaksir Rp2 miliar," kata Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Agus Afandi di Dusun Serdang, Minggu.

Ia mengatakan berdasarkan data dampak kebakaran pemukiman penduduk di Dusun Serdang Desa Jelutung 2 Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan pada Minggu (11/10) pukul 20.10 WIB, luas lahan terdampak seluas 8,3 hektare, jumlah rumah terdampak 305 unit, 450 kepala keluarga dan 1.800 jiwa (data belum final).

Sementara itu, jumlah gedung burung walet yang terdampak kebakaran di Dusun Serdang sebanyak 50 unit dan untuk fasilitas umum yang terdampak masih dalam pendataan.

"Saat ini jumlah pengungsi dampak kebakaran di Dusun Serdang sebanyak 500 jiwa tersebar di tenda-tenda pengungsian SDN 7 Simpang Rimba 300 jiwa dan Masjid Al Muhajirin sebanyak 200 jiwa," katanya.

Ia menyatakan saat ini api sudah berhasil dipadamkan namun tetap dilakukan proses pendinginan mengingat material rumah warga yang terdampak hampir sebagian besar dari papan.

"Saat ini jumlah pengungsi yang berada di dalam kelas SDN 7 Simpang Rimba tidak banyak, karena sebagian besar warga yang terdampak lebih memilih mengungsi ke rumah kerabat atau sanak saudara yang tidak terdampak," ujarnya.

Ia menambahkan penyebab kebakaran di Dusun Serdang ini masih belum di ketahui secara pasti, namun api mulai menyala sekitar pukul 15.10 WIB yang berasal dari pembakaran lahan di dekat pemukiman warga ini.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh penyebab kebakaran hebat ini berawal dari terbakarnya lahan di dekat lingkungan permukiman penduduk, karena tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk yang kebanyakan material rumah penduduk dinding papan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.