- Home
-
- Luar Negeri
-
- KBRI Riyadh: Tidak Ada WNI...
KBRI Riyadh: Tidak Ada WNI Jadi Korban akibat Serangan Houthi
Minggu, 11 Okt 2026, 17:58 WIBJAKARTA â Serangan milisi Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, menyebabkan 12 orang tewas dan ratusan lainnya. Kedutaan Besar RI (KBRI) Riyadh memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia akibat serangan tersebut.
Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) merilis kewarganegaraan 12 korban meninggal pada peristiwa yang berlangsung Sabtu 10 Oktober 2026. Di antaranya empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga AS, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.
âHingga kini, tidak ada laporan WNI yang menjadi korban meninggal,â kata keterangan resmi KBRI Riyadh, Minggu (11/10). âSedangkan informasi mengenai kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban luka masih memerlukan konfirmasi.â
Tim KBRI Riyadh juga bergerak cepat menyisir sejumlah fasilitas kesehatan guna memastikan kondisi di lapangan. Ini sekaligus untuk memastikan tidak ada WNI yang tercecer di antara 309 korban luka yang sedang menjalani perawatan medis.
âKami akan terus berkomunikasi dengan Otoritas Arab Saudi,â kata KRI Riyadh. âKami juga memantau di lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya WNI yang menjadi korban dan menjalani perawatan.â
Insiden penyerangan ini menyebabkan aktivitas penerbangan di bandara utama ibu kota Arab Saudi itu lumpuh total. Otoritas setempat memutuskan untuk menghentikan seluruh operasional penerbangan demi alasan keselamatan dan pemeriksaan menyeluruh.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, KBRI Riyadh mengimbau seluruh WNI di sana untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi kawasan rawan. Mereka diminta membatasi mobilitas yang tidak mendesak serta memeriksa kepastian jadwal penerbangan kepada maskapai terkait sebelum beranjak ke bandara.
âWNI juga diimbau untuk tetap tenang dan mematuhi arahan otoritas setempat,â kata KBRI. âMohon ikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.â
Di tengah situasi darurat tersebut, KBRI Riyadh memastikan layanan konsuler dan pelindungan WNI tetap berjalan normal. Bagi yang membutuhkan bantuan atau informasi darurat dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor +966 569173990. ils/I-1
- WNI
- Kemlu RI
- KBRI Riyadh
- Serangan Houthi
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Abu Vulkanik Gunung Sinabung Selimuti Kota Berastagi, Aktivitas Masyarakat dan Proses Belajar Mengajar Terganggu
-
Saudi Tuding Houthi Targetkan Mekkah, Kemlu RI Imbau WNI Waspada
-
Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam
-
Cegah Karhutla, BTN Bunaken Tutup Pendakian Gunung Manado Tua
-
Hubungkan Bisnis Halal di 18 Pasar Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.