Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Yandri Bidik Kebangkitan Ekonomi dan UMKM Desa

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 14:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Desa Nasional 2027, Mendes Yandri Bidik Kebangkitan Ekonomi dan UMKM Desa Doc: Antara
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri peluncuran Peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Desa 2026–2027 di Lapangan Panglejar Cisomang Barat, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Sabtu (10/10).

Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengaku optimistis Peringatan Hari Desa Nasional 2027 pada 15 Januari mendatang dapat mendorong kemajuan desa.

Menurut Mendes Yandri, dikutip di Jakarta, Minggu (11/10), kemajuan desa itu dapat diperoleh melalui penguatan ekonomi, pengembangan potensi masyarakat, serta peningkatan persatuan antarwarga yang ada dalam berbagai rangkaian acara pada Peringatan Hari Desa 2027, seperti Liga Desa.

"Insya Allah, dengan begini akan membangkitkan rasa persatuan kesatuan desa kemudian silaturahmi akan semakin kuat, UMKM akan bangkit, ekonomi desa akan bergerak," ujar Mendes Yandri saat peluncuran Peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Desa 2026–2027 di Lapangan Panglejar Cisomang Barat, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Yandri mengatakan bahwa peringatan tersebut dikemas melalui Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang menghadirkan 14 perlombaan untuk mendorong masyarakat mengembangkan potensi desa sesuai kemampuan masing-masing.

Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, Desa dengan BUMDes Terbaik, Pemuda Pemudi Pelopor Desa Terbaik, Lomba Film Pendek, dan Desa Bebas Narkoba. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam mendorong kemajuan desa.

Menurut Mendes Yandri, pengembangan potensi desa dan sumber daya manusia (SDM) perlu terus dilakukan agar mampu menggerakkan perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Ia menegaskan bahwa desa memiliki peluang untuk menjadi pelaku utama dalam perekonomian nasional apabila potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Tidak perlu malu menjadi orang desa, insya Allah desa-desa di Jawa Barat desa-desa di Indonesia akan menjadi pelaku utama ekonomi Indonesia Insya Allah akan go internasional," kata dia.

Salah satu upaya pengembangan SDM tersebut, ujar dia melanjutkan, dilakukan melalui Liga Desa. Kompetisi itu dirancang sebagai wadah untuk menemukan potensi generasi muda desa, dengan ketentuan bahwa pemain yang bertanding harus merupakan warga desa sesuai tujuan penyelenggaraan kegiatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Perku...

UNPAR Bogor Resmi Dibuka

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
UNPAR Bogor Resmi Dibuka
Megapolitan
Basarnas Banten Berhasil Me...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.