Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Riyadh Diserang, 12 Orang Tewas dan Ratusan Warga Sipil Terluka

3 Minggu, 11 Okt 2026, 13:02 WIB | Oleh:
Bandara Riyadh Diserang, 12 Orang Tewas dan Ratusan Warga Sipil Terluka Bandara Riyadh Diserang, 12 Orang Tewas dan Ratusan Warga Sipil Terluka Doc: istimewa
Ket. Bandara Riyadh diserang kelompok Houthi.

ISTANBUL - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai ratusan warga sipil.

“Saya sangat terkejut dan dengan keras mengecam serangan mematikan Houthi pada Sabtu (10/10) terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang dilaporkan menewaskan 12 orang dan melukai ratusan warga sipil,” tulis Guterres di platform X.

Guterres menegaskan serangan yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Ia mendesak agar serangan tersebut segera dihentikan untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil dan kerusakan fasilitas sipil.

Otoritas penerbangan sipil Saudi mengatakan korban tewas terdiri atas empat warga Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Para korban luka kini menjalani perawatan di rumah sakit. Sejumlah korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Otoritas penerbangan sebelumnya mengatakan operasional Bandara Internasional King Khalid dihentikan sementara setelah serangan.

Penghentian dilakukan ketika petugas menilai kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas bandara.

Penangguhan tersebut membuat penerbangan dari dan menuju Riyadh terganggu. Untuk itu, penumpang diminta memeriksa informasi penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Kuwait Airways juga dilaporkan membatalkan penerbangan menuju Riyadh pada Sabtu beserta penerbangan kembali, dengan alasan penutupan bandara.

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.