Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telematika Kini Bisa Dihubungkan dengan Kendaraan Guna Menghindari Rem Mendadak 57 Persen

2 Jumat, 09 Okt 2026, 01:46 WIB | Oleh:
Telematika Kini Bisa Dihubungkan dengan Kendaraan Guna Menghindari Rem Mendadak 57 Persen Telematika Kini Bisa Dihubungkan dengan Kendaraan Guna Menghindari Rem Mendadak 57 Persen Doc: ist
Ket. teknologi telematika

JAKARTA – Rem mendadak sering menjadi sumber kecelakaan . Namun kini masalah itu dapat dipecahkan menggunakan teknologi telematika. Penggunaannya dalam pengelolaan armada membantu penyedia pelayanan transportasi darat Aerotrans menurunkan kejadian pengereman mendadak.

Penyedia pelayanan transportasi darat untuk Garuda Indonesia Group itu mencatat penurunan kejadian pengereman mendadak hingga 57 persen sejak menggunakan solusi pengelolaan armada terhubung.

Dalam acara diskusi di Jakarta, Kamis, pejabat perusahaan menyampaikan bahwa Aerotrans sejak tahun 2024 ​​menghubungkan lebih dari 250 kendaraan melalui Geotab, solusi teknologi untuk memperoleh data kendaraan dan perilaku berkendara pengemudi.

"Aplikasi semacam ini membantu kami dalam mengelola armada, baik dari sisi efisiensi, efektivitasnya, dan yang terpenting meningkatkan kepuasan pelanggan sebagai pengelola jasa transportasi udara," ujar Direktur Aerotrans Kadek Bayu Temaja.

Aerotrans juga mencatat penurunan akselerasi agresif sebesar 66 persen serta pengurangan durasi idle 22 persen setelah menggunakan solusi teknologi.

Penerapan solusi teknologi juga membantu perusahaan mencapai peringkat keselamatan armada 89 persen dan peningkatan 61 persen dalam prediksi tingkat kecelakaan per kilometer.

"Kami mencari solusi yang dapat berkembang seiring dengan pertumbuhan bisnis dan operasional kami, serta mampu menyediakan insight secara real-time. Geotab menghadirkan platform yang selaras dengan nilai kami, terutama dalam hal presisi dan keselamatan," kata Bayu.

Dalam ekosistem Geotab, perangkat telematika GO9 merekam sejumlah data kendaraan dan perilaku berkendara, termasuk lokasi GPS, peristiwa berbasis g-force, serta informasi kondisi mesin dan baterai.

Data tersebut kemudian diintegrasikan melalui MyGeotab, platform pengelolaan armada yang menggabungkan informasi kendaraan dan pengemudi dalam satu sistem.

Geotab juga menyediakan GO Focus Plus, yang menambahkan konteks video berbasis kecerdasan buatan dan peringatan di dalam kabin untuk risiko seperti kelelahan, distraksi, dan jarak berkendara yang terlalu dekat.

Penerapan solusi teknologi tersebut, menurut Bayu, membantu perusahaan mengumpulkan data kendaraan dan perilaku berkendara untuk mendukung pengelolaan keselamatan armada secara lebih terukur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.