Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Air Bersih Kian Mengkhawatirkan, Kulon Progo Kirim Bantuan ke Girimulyo

1 Jumat, 09 Okt 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Krisis Air Bersih Kian Mengkhawatirkan, Kulon Progo Kirim Bantuan ke Girimulyo Krisis Air Bersih Kian Mengkhawatirkan, Kulon Progo Kirim Bantuan ke Girimulyo Doc: Antara foto/HO Pemkab Kulon Progo
Ket. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan meninjau distribusi air bersih di SD Negeri Jatiroto pada Jumat (9/10).

KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mendistribusikan bantuan air bersih ke kawasan terdampak kekeringan di Kapanewon Girimulyo guna menanggulangi perluasan krisis air selama musim kemarau

​Langkah darurat yang digalang Pemkab Kulon Progo bersama Baznas, BPBD, dan Disdikpora setempat tersebut diprioritaskan menyasar lembaga pendidikan, salah satunya SD Negeri Jatiroto di Kalurahan Purwosari.

​Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di Kulon Progo, Jumat, mengatakan saat meninjau lokasi penyaluran menegaskan bahwa pasokan air bersih bagi sekolah menjadi prioritas utama agar kegiatan belajar mengajar serta kebutuhan sanitasi para siswa tidak terganggu.

​"Anak-anak di sini setiap hari harus membawa satu liter botol air dari rumah. Kami berharap kekeringan ini tidak mengganggu keperluan anak-anak sekolah, sehingga penyuplai air bersih untuk sekolah-sekolah ini kita prioritaskan," kata Agung.

​Ia menjelaskan bantuan tersebut bersumber dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah ASN serta pamong se-Kabupaten Kulon Progo melalui Baznas.

"Mengingat perkiraan kemarau masih berlangsung, kami mengimbau masyarakat yang mampu untuk berpartisipasi dalam gerakan kepedulian sosial guna membantu penanganan kekeringan," katanya.

​Sementara itu, Kepala SD Negeri Jatiroto Rina Yulianti menyampaikan krisis air bersih di sekolahnya telah terjadi sejak awal September akibat menyusutnya debit PAM Padukuhan Wonosari.

Pihak sekolah sebelumnya sempat menerapkan Program Ambarawa (Aksi Mandiri Bawa Air) agar para siswa tetap bisa mencuci tangan saat beraktivitas di sekolah.

​"Di sekolah kami ada penampungan air kapasitas 5.000 liter dan 2.000 liter. Kami sangat bersyukur atas bantuan ini dan berharap penyaluran dapat terus berlanjut selama kekeringan," kata Rina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
AS Pilih Pakistan untuk Men...

Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Badan Geologi: Gunung Anak ...
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.