Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Resah, Katanya Cadangan Pangan Aman Sampai Akhir Tahun, Hanya Apakah Terjangkau?

1 Jumat, 09 Okt 2026, 12:30 WIB | Oleh:
Jangan Resah, Katanya Cadangan Pangan Aman Sampai Akhir Tahun, Hanya Apakah Terjangkau? Jangan Resah, Katanya Cadangan Pangan Aman Sampai Akhir Tahun, Hanya Apakah Terjangkau? Doc: ist
Ket. tetap mahal

JAKARTA – Masyarakat Indonesia tak perlu resah karena menurut Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, cadangan pangan aman sampai akhir tahun. Dia menyampaikan berdasarkan perhitungan sementara untuk ketersediaan pangan nasional hingga Desember 2026 masih mencukupi kebutuhan. Masalahnya terdistribusi dengan baik atau tidak, sehingga terjangkau rakyat.

“Kalau sampai di hitungan kita, sampai di bulan Desember sepertinya masih memiliki ketersediaan mencukupi untuk kebutuhan kita. Namun demikian, untuk tahun depan karena terjadi pergeseran waktu tanam tentu akan berpengaruh,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Banjarbaru, Jumat. 

Ia menambahkan, pemerintah sedang mengidentifikasi kemungkinan terjadinya defisit pasokan sekaligus memperkirakan waktu yang berpotensi mengalami kekurangan.

Hasil perhitungan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pengadaan pangan.

Selain faktor produksi dalam negeri, kondisi pasar pangan global juga menjadi perhatian. 

Hanif menyebut sejumlah negara membatasi ekspor pangan demi menjaga kebutuhan domestik masing-masing, sehingga upaya memenuhi kebutuhan melalui pasar internasional juga menghadapi tantangan. 

Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi secara terukur, terutama apabila hasil pemantauan menunjukkan adanya potensi kekurangan pangan yang membutuhkan penanganan cepat.  

“Kalau nanti terdapat peringatan dini yang mengharuskan pengadaan pangan dilakukan dalam skala cepat, tentu akan kita diskusikan lebih detail mengenai langkah dan sistem yang diperlukan,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia mengarahkan pembentukan badan pengelolaan gambut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan kawasan gambut ke depan.

Sementara itu, langkah teknis menjaga ketersediaan pangan tetap dilakukan melalui koordinasi kementerian dan lembaga terkait.

Melalui penghitungan proyeksi pasokan, pemantauan kondisi produksi, serta penyusunan langkah antisipasi, pemerintah berupaya menjaga stabilitas ketersediaan pangan nasional agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan.

Sementara itu, pemerintah tetap melakukan penghitungan lebih lanjut untuk memetakan potensi kekurangan pasokan pada tahun berikutnya.

Pergeseran waktu tanam menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan karena dapat memengaruhi waktu panen dan ketersediaan pangan.

Hanif menjelaskan, kementerian dan lembaga terkait saat ini tengah mengalkulasi proyeksi kebutuhan serta ketersediaan pangan nasional. Langkah tersebut diperlukan agar pemerintah dapat menentukan kebijakan antisipatif apabila terjadi kekurangan pasokan pada periode tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Daerah
Stok Berkurang, Harga Jual ...
Daerah
Dinas Perdagangan Kota Mata...

Persela Raih Kemenangan Atas Persipura

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Persela Raih Kemenangan Ata...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.