Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geger! Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi Kini Diusut Polisi

30 Jumat, 09 Okt 2026, 14:57 WIB | Oleh:
Geger! Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi Kini Diusut Polisi Geger! Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi Kini Diusut Polisi Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi - kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur.

JAKARTA - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polres Metro Bekasi Kota mengusut dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren wilayah Bekasi Selatan dengan jumlah korban teridentifikasi lebih dari 10 orang.

Kepala Satuan Reserse PPA dan PPO Polres Metro Bekasi Kota Kompol Rosdiana Sirait di Bekasi, Jumat, mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan keluarga salah satu korban pada Rabu (7/10).

"Berdasarkan keterangan awal, korban diduga mengalami kekerasan seksual secara berulang sejak tahun 2023 hingga September 2026," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Rosdiana menjelaskan perkara ini terus berkembang setelah pihak kepolisian menerima informasi terkait adanya korban-korban lain yang diduga mengalami perbuatan serupa.

"Untuk sementara, kami telah mengidentifikasi lebih dari 10 orang yang diduga menjadi korban. Jumlahnya masih bisa bertambah karena penyidik terus mendalami keterangan dan informasi yang masuk," ujarnya.

Guna mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh, penyidik telah memeriksa para korban, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memfasilitasi pemeriksaan medis untuk kepentingan pembuktian.

Rosdiana menegaskan kepolisian menangani kasus tersebut secara serius dan berhati-hati, mengingat terdapat korban di bawah umur.

Pihaknya juga menjamin kerahasiaan identitas korban selama proses hukum berlangsung.

Selain penegakan hukum pidana, Polres Metro Bekasi Kota telah menyiapkan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) setempat guna memberikan asesmen serta pendampingan pemulihan psikologis bagi para korban.

"Kami ingin memastikan para korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban," ucap Rosdiana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Pemprov Jakarta Terus Dorong Pilah Sampah dari Rumah

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Jakarta Terus Doron...
Luar Negeri
PBB Soroti Lambatnya Pemuli...
Nasional
UMKM Butuh Izin Mudah, Buka...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.