Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Bantu Insinyur Rancang Bangunan Tahan Gempa, Risiko Salah Desain Bisa Ditekan

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 16:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
AI Bantu Insinyur Rancang Bangunan Tahan Gempa, Risiko Salah Desain Bisa Ditekan Doc: Antara
Ket. Senior Director Asia Pacific Japan Solution Engineering Bentley Systems Amit Shrivastava.

Singapura - Senior Director Asia Pacific Japan Solution Engineering Bentley Systems Amit Shrivastava mengatakan teknologi kecerdasan akal imitasi dan simulasi struktur membantu insinyur merancang bangunan yang lebih tahan gempa melalui analisis respons struktur berdasarkan kondisi seismik Indonesia.

Ia mengatakan Indonesia memiliki banyak wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi sehingga perancangan bangunan perlu mempertimbangkan zona seismik dan potensi terjadinya gempa.

“Ketika saya memahami zona seismik tempat saya berada, saya harus mendesain bangunan secara berbeda. Ketika mendesain bangunan, saya harus dapat menganalisis bagaimana bangunan tersebut akan bekerja ketika gempa terjadi,” kata Amit di sela kegiatan Year in Infrastructure (YII) 2026 di Singapura, Jumat (9/10).

Ia mengatakan Bentley Systems memiliki perangkat lunak STAAD untuk analisis struktur yang dapat digunakan guna menyimulasikan respons bangunan ketika menerima beban atau tekanan.

Hasil simulasi tersebut dapat menjadi dasar bagi insinyur untuk mengevaluasi perilaku struktur dan menentukan desain yang sesuai dengan kondisi serta risiko di lokasi pembangunan.

Selain simulasi struktur, teknologi digital twin atau kembaran digital dapat membantu insinyur memahami kondisi infrastruktur melalui integrasi model rekayasa, teknologi informasi, dan data operasional.

Dalam perencanaan infrastruktur, teknologi tersebut dapat mendukung evaluasi kondisi geologi bawah permukaan, termasuk karakteristik tanah lunak dan kondisi lereng yang mempengaruhi perencanaan fondasi maupun pembangunan jalan.

Informasi mengenai kondisi medan dan struktur tanah dapat digunakan untuk membandingkan berbagai alternatif desain sebelum pembangunan dilakukan.

Amit mencontohkan pemanfaatan kecerdasan akal imitasi (AI) dalam penentuan trase atau jalur jalan. Dengan memasukkan informasi titik awal dan akhir jalan, kondisi medan, serta struktur tanah, sistem dapat menjalankan ratusan iterasi untuk membandingkan berbagai alternatif desain.

“Dengan teknologi, kita dapat mencoba jauh lebih banyak kondisi untuk melihat mana yang lebih baik. Teknologi dapat mengurangi potensi pembongkaran proyek karena salah desain,” katanya.

Pentingnya Peran Manusia

Meski demikian, Amit menegaskan AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran insinyur dalam merancang bangunan dan infrastruktur.

Menurut dia, AI dapat membantu menyediakan informasi dan menganalisis berbagai kemungkinan, tetapi keputusan desain tetap memerlukan penilaian manusia yang memahami profil struktur, kondisi tanah, serta karakteristik seismik lokasi pembangunan.

“AI dapat memberikan informasi, tetapi keputusan tetap berada pada manusia, yaitu insinyur. Manusia harus tetap berada dalam human-in-the-loop,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Pemerintah Tetapkan Tarif P...
Nasional
Menperin Targetkan Kontribu...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.