Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Berharap PKL Bisa Naik Kelas Lewat Sentra Wisata Kuliner

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Berharap PKL Bisa Naik Kelas Lewat Sentra Wisata Kuliner  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan konsep pengembangan sentra kuliner di setiap kecamatan sebagai bagian dari upaya memberdayakan pelaku usaha termasuk pedagang kaki lima (PKL).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan salah satu gagasan yang sedang dikaji yakni membentuk Sentra Wisata Kuliner (SWK) di setiap kecamatan. Konsep tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Misalnya di setiap kecamatan ada SWK, Sentra Wisata Kuliner. Jadi itu sesuai dengan apa yang kita canangkan pada waktu kampanye dulu, yaitu pusat kuliner atau inkubasi bisnis di setiap kecamatan,” kata Wali Kota Farhan di Hotel Grandia Kota Bandung, Rabu (7/10).

Menurut dia, konsep tersebut merupakan penyesuaian dari rencana awal Pemkot Bandung yang ingin menghadirkan pusat inkubasi bisnis hingga tingkat kelurahan.

Namun setelah dikaji, penerapan di seluruh kelurahan dinilai terlalu besar. Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan memulainya dari tingkat kecamatan.

“Dari setiap kecamatan kita lihat nanti keunggulan-keunggulannya,” ujar dia.

Farhan mengatakan bahwa setiap kecamatan nantinya dapat dikembangkan berdasarkan potensi dan karakteristik kuliner yang dimiliki. Dengan begitu, sentra kuliner tidak sekadar menjadi lokasi berjualan tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan ekonomi dan wisata Kota Bandung.

Wali Kota Farhan menilai, sektor kuliner memiliki peran penting terhadap perekonomian Kota Bandung. Bahkan, lanjut Wali Kota Farhan, penerimaan pajak dari sektor kuliner memiliki kontribusi yang sangat besar.

Karena itu, Pemkot Bandung ingin mengembangkan sektor tersebut secara lebih serius, termasuk dengan membedakan kebutuhan kuliner masyarakat sehari-hari dan kuliner untuk wisatawan.

“Kalau kuliner harian, untuk kita-kita yang tinggal di Bandung, para pekerja. Makan paling mahal Rp20.000, sekali makan cukup kenyang,” ujar dia.

Sedangkan untuk kuliner wisata, Wali Kota Farhan menyebut segmennya akan memiliki konsep dan pelayanan yang berbeda.

“Tapi kalau untuk wisata, sama ukurannya Rp60.000, lain lagi treatment-nya,” ungkap dia.

Konsep tersebut diharapkan dapat membuat ekosistem kuliner Bandung semakin terarah, baik untuk memenuhi kebutuhan warga maupun memperkuat daya tarik wisata kuliner bagi pengunjung dari luar daerah.

Dalam penataan kawasan kuliner, Farhan menyebut sejumlah lokasi di Kota Bandung yang dapat menjadi referensi. Di antaranya Jalan Lengkong Kecil, kawasan Taman Wartawan, serta Jalan Cikuray.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Bulgaria Tuntut Laut Hitam ...

Produksi Energi Bersih Turki Meroket Pecah Rekor

47 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Produksi Energi Bersih Turk...
Luar Negeri
Sukses Turun, Tingkat Merok...
Luar Negeri
Hong Kong Sah Jadi Juara Ek...
Nasional
KCIC: Gangguan karena Layan...

Mesir Kirim Konvoi Raksasa 2.600 Ton Bantuan ke Gaza

57 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Kirim Konvoi Raksasa ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.