Lawan Stunting, Pemkab Bekasi Luncurkan Gerakan Makan Protein dan Sayur

Kamis, 08 Okt 2026, 18:05 WIB

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Gerakan Makan Protein dan Sayur (Gempur) Stunting di Kecamatan Serang Baru sebagai upaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang demi mencegah gangguan tumbuh kembang anak. 

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Asep Buhori mengatakan pemenuhan gizi seimbang khususnya protein serta sayuran sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui sumber daya manusia unggul.

Ket. Foto: Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Asep Buhori memberikan bantuan paket makanan bergizi kepada keluarga penerima manfaat saat kegiatan Gempur Stunting di aula kantor Kecamatan Serang Baru, Kamis (8/10/2026). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

"Anak membutuhkan asupan gizi seimbang, terutama protein dan sayuran. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi sebagai salah satu upaya mencegah stunting," katanya di Cikarang, Kamis (8/10).

Dia menjelaskan Program Gempur Stunting diharapkan dapat menjangkau masyarakat di 23 kecamatan hingga tingkat desa di wilayahnya dengan daya dukung potensi sumber pangan melimpah, termasuk hasil perikanan wilayah pesisir.

Menurut dia upaya pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana masyarakat mengolah, memilih dan mengonsumsi makanan dengan pola yang sehat, bergizi serta seimbang.

"Yang perlu terus didorong adalah edukasi kepada masyarakat agar mampu memilih serta konsumsi makanan berkualitas dan bergizi. Terutama bagi anak-anak sebab pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan stunting," katanya.

Dia mengaku keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak karena edukasi mengenai pola makan bergizi harus dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Program ini menyasar masyarakat secara langsung. Karena itu, edukasi dan keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan agar pemahaman tentang pola makan bergizi tidak hanya diketahui, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ucap dia.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.