Batik Tak Lagi di Kain, Kini Hadir di Atas Piring Keramik
Kamis, 08 Okt 2026, 15:50 WIBJAKARTA - Batik selama ini identik dengan kain dan pakaian, tetapi Manhattan Hotel Jakarta menghadirkan cara berbeda untuk menikmati warisan budaya tersebut. Melalui Batik Reimagined 2026, motif batik diterjemahkan ke dalam media piring keramik sebagai bagian dari pengalaman kreatif bagi para tamu.
Kegiatan bertajuk Batik Reimagined 2026 - "Tradition in a New Perspective" tersebut digelar Jumat (2/10/2026) di NYC Bar & Lounge, Manhattan Hotel Jakarta. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dengan memadukan talkshow dan aktivitas melukis motif batik di atas piring keramik.
Batik Reimagined 2026 menjadi ruang pertemuan antara budaya, kreativitas, dan hospitality yang dihadiri klien, mitra, komunitas, media, serta content creator. Acara tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap batik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para tamu untuk berinteraksi langsung dengan elemen budaya tersebut.
Salah satu rangkaian acara yang dihadirkan adalah talkshow mengenai bagaimana batik dapat tetap relevan bagi generasi muda. Sesi tersebut dipandu oleh Tiga Dara dari Suara.com dengan pembahasan mengenai perubahan cara pandang terhadap batik yang tidak lagi harus selalu identik dengan pakaian formal.
Dalam diskusi tersebut, batik diperkenalkan sebagai bagian dari gaya dan bentuk yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai tradisinya. Perspektif tersebut kemudian diterapkan melalui aktivitas kreatif yang memungkinkan para tamu menerjemahkan motif batik sesuai dengan interpretasi masing-masing.
Talkshow menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda, yakni Ali Usman Gani selaku Executive Assistant Manager Manhattan Hotel Jakarta, Putri Widya selaku Pemilik Karatungga Batik, serta Pepy Alamsjah selaku Commercial Marketing Director Sango Ceramic Indonesia. Ketiganya berbagi pandangan mengenai batik dari sisi hospitality, industri batik, serta keramik dan tableware.
Pembahasan mengenai penerapan elemen batik pada medium selain kain menjadi salah satu bagian menarik dalam acara tersebut. Gagasan itu kemudian diwujudkan melalui aktivitas Batik Painting on Ceramic Plate, yang mengajak para tamu melukiskan inspirasi motif batik di atas piring keramik berukuran 22 sentimeter.
Melalui aktivitas tersebut, peserta tidak hanya mengenal batik melalui pembicaraan dalam talkshow. Mereka juga terlibat langsung dalam proses menciptakan karya dengan menjadikan piring keramik sebagai media untuk menerjemahkan motif dan karakter batik.
Penggunaan piring keramik memberikan pengalaman berbeda dalam menikmati batik karena motif yang biasanya ditemukan pada kain hadir dalam bentuk lain. Setiap peserta dapat menuangkan interpretasinya sendiri sehingga batik tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam aktivitas kreatif.
Bagi Manhattan Hotel Jakarta, Batik Reimagined 2026 menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman yang mempertemukan heritage, creativity, dan community. Konsep tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang menggabungkan apresiasi budaya dengan pengalaman interaktif bagi para tamu.
Melalui Batik Reimagined, Manhattan Hotel Jakarta ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui cara yang lebih interaktif dan relevan. Dari kain ke keramik, batik mendapatkan ruang baru untuk terus dikenal, diapresiasi, dan dikembangkan oleh generasi masa kini.
Selain Batik Reimagined 2026, Manhattan Hotel Jakarta juga menawarkan berbagai pengalaman hospitality, kuliner, serta kegiatan lainnya di kawasan Kuningan, Jakarta. Hotel tersebut dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan staycation, business meeting, social gathering, hingga kegiatan kreatif dan komunitas.
- batik
- Keramik
- perhotelan
- Budaya Indonesia
- Heritage Modern
- Manhattan Hotel Jakarta
- batik Indonesia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Rupiah Hari Ini Melemah, Gejolak Asia Barat Bikin Pasar Waspada
-
Belajar merangkai kain batik di Semarang
-
TN Bantimurung-Bulusaraung Tawarkan Wisata yang Berbaur dengan Alam
-
Batik Tak Boleh Hilang, Asita Dorong Jadikan Destinasi Wisata
-
KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus Suap diKementerian ATR/BPN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.