- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tanpa Bayar Uang Tebusan, ...
Tanpa Bayar Uang Tebusan, Terkuak Siasat Diplomat RI Bebaskan ABK MT Honour 25 dari Bajak Laut Somalia
Rabu, 07 Okt 2026, 02:50 WIBJAKARTA -Â Duta Besar Indonesia untuk Kenya merangkap Somalia, Witjaksono Adji, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak memenuhi tuntutan tebusan apa pun dalam upaya pembebasan empat WNI ABK kapal MT Honour 25 yang dibajak perompak Somalia.Â
Ia menyampaikan bahwa pada dasarnya Indonesia mengedepankan diplomasi, namun tidak dengan melakukan negosiasi secara langsung melalui jalur resmi dengan para pembajak yang menyandera ABK MT Honour 25.
âApabila dalam negosiasi kemudian kami memberikan apa yang diminta pembajak, hal tersebut tidak sesuai dengan peraturan internasional,â kata Dubes Witjaksono saat ditemui usai serah terima ABK WNI kepada keluarganya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (6/10).
âHal tersebut juga dapat mendorong pembajakan-pembajakan serupa dengan harapan aksi tersebut akan mendapat ârewardâ,â tambahnya.
Dubes menyampaikan bahwa dalam upaya membebaskan para ABK WNI, pihaknya terus menjaga dialog dengan pemerintah pusat Somalia serta pemerintah negara bagian Puntland yang bertanggung jawab atas wilayah laut tempat pembajakan kapal terjadi.
Witjaksono bahkan menawarkan penjajakan kerja sama di sektor maritim dengan otoritas Puntland demi memperlancar dialog dan memberi dorongan bagi mereka untuk membebaskan para ABK.
Dialog intensif juga dijajaki pihaknya dengan jejaring komunitas masyarakat dan LSM setempat.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa para ABK MT Honour 25 kemudian diselamatkan melalui operasi bersenjata yang dilakukan otoritas Puntland pada 29 September 2026.
Informasi tersebut, katanya, berhasil didapat dari jejaring setempat yang pada awalnya mengungkapkan adanya operasi pembebasan sandera di kapal lain yang dibajak perompak.
Setelah berhasil dibebaskan, para ABK WNI sempat menjalani pemulihan di Puntland sebelum pemulangan ke tanah air.
Witjaksono pun menyampaikan rasa syukur bahwa keempat WNI ABK MT Honour 25 berhasil selamat dari tahanan para pembajak selama hampir enam bulan dan kini dapat bersatu kembali dengan keluarga mereka di tanah air.
Keempat WNI ABK MT Honour 25 yang tiba di Indonesia hari ini yaitu Kapten Ashari Samadikun (34) asal Gowa, Sulawesi Selatan; Wahudinanto (48) asal Pemalang, Jawa Tengah; Adi Faizal (27) asal Bulukumba, Sulawesi Selatan; dan Fiki Mutakin (25) asal Bogor, Jawa Barat.
Kapal MT Honour 25 dilaporkan dibajak di perairan Hafun, Somalia, pada 22 April 2026. Awak kapal yang dibajak tersebut terdiri atas empat WNI, 10 warga Pakistan, seorang warga India, dan seorang warga Myanmar.
- mt honour 25
- dubes ri kenya somalia
- abk wni somalia
- puntland somalia
- pembebasan abk
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.