Popularitas Premier League Meningkat 20 Persen di Kalangan Anak Muda Amerika Serikat
Rabu, 07 Okt 2026, 00:07 WIBLONDON â Popularitas Premier League terus meningkat di Amerika Serikat, terutama di kalangan penonton muda. Data Nielsen Sports menunjukkan jumlah penonton berusia 18-34 tahun yang menyaksikan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut meningkat 20 persen pada musim ini.
Pertumbuhan itu terjadi setelah Amerika Serikat menjadi salah satu negara tuan rumah Piala Dunia tahun ini. Eksposur besar terhadap sepak bola selama turnamen internasional tersebut dinilai turut mendorong minat masyarakat Amerika terhadap kompetisi domestik, termasuk Premier League.
Dua stasiun televisi yang menyiarkan Premier League di AS, NBC dan USA Network, mencatat rata-rata sekitar 500.000 penonton untuk setiap pertandingan musim ini. Angka tersebut meningkat 3 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Jon Stainer, Global General Manager Nielsen Sports, mengatakan Piala Dunia menjadi pemicu penting dalam memperluas basis penggemar sepak bola di Amerika Serikat.
"Piala Dunia menjadi katalis yang sangat kuat, memperluas jangkauan Premier League kepada kelompok demografis yang jauh lebih luas di Amerika Serikat," kata Stainer.
"Data kami menunjukkan bahwa jumlah penggemar tidak hanya mencapai rekor tertinggi, tetapi juga berkembang pesat di kalangan penonton muda dan beragam, serta berlanjut ke liga-liga domestik maupun internasional," tambahnya.
Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub yang paling banyak menarik perhatian penonton Amerika. Lebih dari satu juta pemirsa menyaksikan pertandingan ketika Tottenham kalah 0-2 dari Newcastle United di kandang pada 29 Agustus.
Pertandingan tersebut sejauh ini menjadi laga Premier League dengan jumlah penonton televisi terbanyak di Amerika Serikat musim ini.
Tottenham juga tampil dalam tiga dari enam pertandingan Premier League dengan jumlah penonton terbesar di AS.
Selain kekalahan 0-2 dari Newcastle, pertandingan Tottenham lainnya yang masuk daftar tersebut adalah ketika mereka kalah 0-3 di markas Brentford serta bermain imbang 0-0 melawan Everton di kandang.
Tingginya minat terhadap Tottenham menunjukkan bahwa popularitas sebuah klub di pasar Amerika tidak hanya ditentukan oleh prestasi, tetapi juga oleh daya tarik pemain, sejarah klub, serta kemampuan kompetisi Inggris membangun basis penggemar internasional.
Kenaikan minat terhadap sepak bola tidak hanya dirasakan Premier League. Major League Soccer (MLS) juga mendapatkan keuntungan dari meningkatnya eksposur sepak bola menjelang Piala Dunia. Nielsen mencatat ketertarikan terhadap MLS di kalangan usia 16-34 tahun meningkat 23 persen.
Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa Piala Dunia berfungsi sebagai pintu masuk bagi penonton baru untuk mengenal sepak bola secara lebih luas. Setelah mengikuti turnamen internasional, sebagian penggemar kemudian melanjutkan ketertarikannya dengan menyaksikan kompetisi klub.
Data Nielsen Fan Insights juga menunjukkan besarnya basis penggemar Piala Dunia di Amerika Serikat. Minat terhadap turnamen tersebut mencapai puncaknya dengan sekitar 87 juta penggemar pada Juli.
Menariknya, perempuan menyumbang 44 persen dari total basis penggemar Piala Dunia di AS.
Angka tersebut menunjukkan perubahan signifikan dalam demografi penonton sepak bola Amerika, dengan olahraga yang sebelumnya lebih identik dengan kelompok tertentu kini semakin menjangkau generasi muda dan penonton perempuan.
Data Nielsen Fan Insights tersebut diperoleh melalui survei daring setiap setengah jam dengan sampel sekitar 3.000 responden di Amerika Serikat.
Lonjakan popularitas Premier League dan MLS memperlihatkan bagaimana Piala Dunia dapat memberikan efek jangka panjang terhadap industri sepak bola Amerika Serikat.
Dengan semakin banyak anak muda yang tertarik menyaksikan pertandingan, Amerika kini menjadi salah satu pasar paling potensial bagi klub dan kompetisi sepak bola Eropa.
Bagi Premier League, pertumbuhan 20 persen di kelompok usia 18-34 tahun menjadi sinyal positif. Kompetisi Inggris tersebut tidak sekadar mempertahankan penggemar lama, tetapi juga berhasil menjangkau generasi baru di salah satu pasar olahraga terbesar di dunia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Dekranas Siapkan Kriyanusa 2026 sebagai Etalase Perajin Nusantara Tembus Pasar Global
-
Grand Canyon Diamuk Banjir Bandang, 20 Orang Lenyap Ditelan Air
-
BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Bencana Hidrometeorologi di Sumut
-
KTT New Delhi: BRICS Sepakat Bentuk Bursa Gandum Bersama
-
Pertamina Ambil Alih SPBU Nakal, Penyaluran BBM Subsidi Jadi Sorotan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.