Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Waduk Bango di Cilandak, Pondok Labu, Telan Biaya Rp63,87 Miliar

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 14:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Waduk Bango di Cilandak, Pondok Labu, Telan Biaya Rp63,87 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Pembangunan Embung Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan yang ditargetkan rampung pada Desember 2026, Jakarta, Senin (5/10/2026).

JAKARTA – Pembangunan Embung Pondok Labu atau Waduk Bango di Cilandak, Jakarta Selatan, menelan biaya sebesar Rp63,87 miliar ditambah pajak pertambahan nilai (PPN).

"Anggaran pembangunan Embung Pondok Labu sebesar Rp63.874.487.924,681 ditambah PPN," kata Ketua Subkelompok Drainase Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Puryanto Palebangan, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (07/10).

Puryanto mengatakan pembangunan embung tersebut saat ini telah mencapai 30,264 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Pembangunan Waduk Bango mencakup lahan seluas sekitar 13.266 meter persegi (m2).

Sementara itu, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan membenarkan Waduk Bango masih dalam tahap pembangunan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul informasi yang menyebut waduk tersebut jebol setelah hujan mengguyur kawasan sekitar.

"Waduk Bango, sepertinya lagi ada pekerjaan dinas. Iya (lagi revitalisasi), memang lagi ada pembangunan waduknya," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan Junjung Paulus.

Junjung menegaskan pekerjaan pembangunan waduk tersebut masih berlangsung.

Informasi mengenai kondisi waduk tersebut muncul setelah sejumlah permukiman di Jalan Bango 4 tergenang saat hujan pada Rabu (30/9).

Warga RT 9 bernama Oji mengatakan genangan melanda sedikitnya empat RT, yakni RT 9, RT 10, RT 11, dan RT 14. Ketinggian air disebut mencapai sekitar 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

Menurut Oji, warga menduga genangan berkaitan dengan masuknya air kali melalui sodetan di bawah jembatan serta sistem pompa yang belum bekerja maksimal selama pembangunan berlangsung.

Dia berharap pengelola proyek memberikan penjelasan mengenai prosedur operasional selama pembangunan agar aktivitas pekerjaan dapat tetap berjalan tanpa berdampak pada permukiman warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Megapolitan
Pemerintah Kota Jakarta Uta...
Nasional
Dukung MotoGP Mandalika 202...
Megapolitan
Goshine Sajikan Makanan Gra...

Para Pembalap Mencermati Cuaca di Mandalika

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pembalap Mencermati Cu...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.