Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aliansi Pedagang Pasar Sampaikan Aspirasi Revitalisasi ke Pemprov DKI

28 Rabu, 07 Okt 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Aliansi Pedagang Pasar Sampaikan Aspirasi Revitalisasi ke Pemprov DKI Aliansi Pedagang Pasar Sampaikan Aspirasi Revitalisasi ke Pemprov DKI Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Jakarta menyampaikan aspirasi terkait rencana revitalisasi pasar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/10).

JAKARTA -- Pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Jakarta menyampaikan aspirasi terkait rencana revitalisasi pasar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

Perwakilan Aliansi Pedagang Pasar Jakarta, Sutanto mengatakan pihaknya kembali mendatangi Balai Kota karena belum memperoleh tanggapan atas aspirasi yang disampaikan dalam audiensi sebelumnya pada 31 Agustus 2026.

"Di situ kita masukkan aspirasi dan mereka minta waktu 14 hari. Sampai sekarang sudah sebulan belum ada tanggapan sama sekali," kata Sutanto di Jakarta, Rabu.

Ia menyampaikan, aksi tersebut diikuti pedagang dari Pasar Sunter Podomoro, Pasar Serdang, dan Pasar Pademangan yang meminta adanya pembahasan lebih lanjut mengenai skema pembiayaan revitalisasi pasar.

Sutanto menyebut, para pedagang kemudian membentuk aliansi untuk menyampaikan aspirasi secara bersama-sama, terutama terkait kemampuan pedagang dalam memenuhi biaya revitalisasi.

Menurut dia, kondisi pasar tradisional saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penurunan daya beli masyarakat, persaingan dengan perdagangan daring, serta keberadaan pedagang di luar pasar resmi.

"Jadi kita memang benar-benar enggak mampu buat bayar. Kondisi pasar sepi karena daya beli turun, persaingan dengan online, dan ada juga pedagang pasar tumpah," ujarnya.

Sutanto mengungkapkan, pedagang memperoleh informasi mengenai biaya lapak baru dalam program revitalisasi yang mencapai Rp39 juta per meter persegi untuk lantai atas dan Rp49 juta per meter persegi untuk lantai bawah, di luar pajak pertambahan nilai (PPN).

Dengan luas lapak sekitar empat meter persegi untuk lantai bawah, kata dia, biaya yang harus disiapkan pedagang dapat mencapai lebih dari Rp200 juta.

Ia menegaskan pedagang tidak menolak program revitalisasi pasar, namun berharap skema pembiayaan dapat disesuaikan dengan kemampuan pedagang.

"Kami setuju revitalisasi, tapi jangan anggarannya dibebankan kepada pedagang. Seharusnya ini program pemerintah dan ada anggaran dari pemerintah," katanya.

Para pedagang, kata dia, juga sempat ditawarkan skema pembiayaan melalui pinjaman bank untuk membayar biaya revitalisasi secara bertahap. Namun demikian, opsi tersebut dinilai belum menjadi solusi bagi pedagang yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui aksi tersebut, Aliansi Pedagang Pasar Jakarta berharap dapat memperoleh kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan mendapatkan solusi terkait skema revitalisasi pasar.

"Kita ke sini dengan harapan ingin beraudiensi dengan Pak Gubernur karena sudah beberapa kali negosiasi dengan pihak Pasar Jaya belum menemukan solusi," kata Sutanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Pemprov Antisipasi Kegagala...

Jaminan Kesehatan, Pengelolaan Peserta JKN Terus Diperkuat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaminan Kesehatan, Pengelol...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Pangkas Ta...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.