- Home
-
- Megapolitan
-
- Waspada Pengguna Motor Spo...
Waspada Pengguna Motor Sport, Bisa Jadi Penjahat
Selasa, 06 Okt 2026, 01:10 WIBMasyarakat perlu mencermati bila melihat ada pengendara yang menggunakan motor sport. Sebab bukan tidak mungkin dia bakal bertindak jahat.
Sebab polisi mengungkap modus penjambretan telepon seluler di Jakarta Pusat yang dilakukan seorang tersangka dengan menggunakan sepeda motor âsportâ jenis Kawasaki Ninja. Caranya, dia memepet korban dan melarikan diri dengan kecepatan tinggi, setelah berhasil menjambret.
Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya mengatakan tersangka NAR memiliki kemampuan mengendarai sepeda motor berkapasitas mesin besar tersebut sambil merebut ponsel korban menggunakan tangan kanan maupun kiri. âPelaku sangat ahli dalam menggunakan motor, teknik motor dengan CC besar berkecepatan sangat tinggi. Dia memepet korban yang berkendara dengan kecepatan sedang,â kata Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Agus menerangkan tersangka mengincar korban yang berkendara dengan kecepatan rendah. Pelaku kemudian memepet dari sisi kanan atau kiri. Dia mengambil ponsel dan langsung memacu sepeda motornya untuk melarikan diri.
Untuk korban yang sedang berjalan kaki, tersangka juga memanfaatkan momen ketika korban menggunakan telepon seluler.Sedangkan korban di persimpangan atau lampu merah, tersangka memepet kendaraan dari sisi kanan atau kiri ketika korban berhenti dan langsung membawa kabur ponsel.
Agus mengungkapkan tersangka lebih banyak menyasar perempuan yang sedang menggunakan telepon seluler sambil berjalan. Berdasarkan penyelidikan, NAR diduga beraksi seorang diri selama sekitar dua bulan. Dia rata-rata mengambil tiga telepon seluler dalam sehari.
âDia memang spesialis handphone, tapi lebih banyak iPhone yang diambil,â ujarnya.
Lebih lanjut, Agus merinci ponsel hasil penjambretan tersebut kemudian dijual kepada penadah dengan harga sekitar Rp1 juta hingga Rp4 juta per unit.
Menurutnya, sepeda motor Kawasaki Ninjanya memang sengaja digunakan untuk aksi penjambretan. Kawasaki Ninja diperlukan karena dapat melaju cepat. âTidak banyak orang bisa menggunakan Kawasaki dengan kecepatan penuh sambil menjambret. Tapi, pelaku bisa mengambil pakai tangan kiri maupun kanan,â katanya.
Polisi menangkap NAR di Jalan Komarudin Lama, perbatasan Jakarta Timur dan Kota Bekasi, Kamis (24/9) sekitar pukul 19.30 WIB. Petugas terlebih dulu menangkap SS (33), yang diduga berperan sebagai penadah, di kawasan Kemayoran pada hari yang sama.
Dari penangkapan NAR, polisi mengamankan jaket, helm, sepeda motor Kawasaki Ninja dan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aksi penjambretan. Barang bukti dari SS yang diamankan tiga ponsel jenis: iPhone 17 Pro, iPhone 16 Pro, dan iPhone 7. âPemetik dan penadah sudah ditangkap,â ujar Agus.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pesawat Militer Russia Terbang Dekati Wilayah Korsel
-
Lanud Sjamsudin Noor Beri Layanan Pemeriksaan Mata Gratis bagi Masyarakat Kalsel Jelang Hari Bakti TNI AU ke-79
-
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pontianak Siapkan Faskes Hadapi Lonjakan
-
Polisi Tangkap Dua Curanmor Penembak Warga Jaktim
-
Posyandu Integrasi Layanan Primer di Kabupaten Kolaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.