Khofifah: HUT Jatim Momentum Teladani Perjuangan Gubernur Soerjo

Selasa, 06 Okt 2026, 16:11 WIB

MAGETAN - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur menjadi momentum seluruh masyarakat Jawa Timur untuk meneladani semangat kepemimpinan dan perjuangan Gubernur Soerjo dalam membangun daerah dan menjaga persatuan bangsa.

Semangat pengabdian beliau dalam mempertahankan kemerdekaan diharapkan menjadi refleksi dan inspirasi bagi para pemimpin serta masyarakat untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan dan berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur dan Indonesia, kata Khofifah saat ziarah ke makam Gubernur pertama Jatim Raden Mas Tumenggung (RMT) Ario Soerjo di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10).

Ket. Foto: Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ziarah ke makam Gubernur pertama Jatim Raden Mas Tumenggung (RMT) Ario Soerjo di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10). — Sumber: antara foto

"Hari ini dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, kita berada di area makam beliau. Harapan kita hendaknya nafas kejuangan dan keberaniannya dalam membela kemerdekaan, menjadi refleksi kita bersama sebagai warga bangsa dan seluruh pemimpin untuk mengabdi sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing," ujar Khofifah.

RMT Ario Soerjo merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah Jawa Timur. Ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur pada periode 1945–1948 dan dikenal sebagai tokoh yang turut berperan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Magetan pada 1938–1943 dan Residen Bojonegoro pada 1943–1945.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa RMT Ario Soerjo memiliki kepemimpinan yang kuat. Keteguhannya menjadi teladan penting, terutama dalam situasi yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan demi mempertahankan kemerdekaan.

Keberanian RMT Ario Soerjo dalam menghadapi situasi pasca-proklamasi juga merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Khofifah menilai keteladanan tersebut menjadi pengingat bahwa mempertahankan kemerdekaan membutuhkan keberanian mengambil keputusan, selain semangat juang.

"Terima kasih kita kepada Gubernur Soerjo yang sudah memiliki strong leadership, jadi kepemimpinan yang sangat kuat, saat itu kalau kepemimpinan tidak kuat, itu bisa oleng," kata dia.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan sejak mendapat mandat memimpin Pemprov Jatim, dirinya selalu memimpin langsung ziarah ke makam RMT Ario Soerjo. Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya merefleksikan semangat perjuangan RMT Ario Soerjo dalam konteks kehidupan dan tantangan di masa kini.

"Sejak mendapat mandat sebagai Gubernur Jatim, yang memimpin ziarah ke Gubernur pertama, RMT Ario Soerjo itu selalu saya. Ini bagian dari penghormatan sekaligus bagaimana kita merefleksikan kejuangan beliau di dalam konteks kejuangan hari ini," katanya.

Dalam kegiatan ziarah makam Gubernur pertama Jatim RMT Ario Soerjo tersebut Gubernur Khofifah didampingi Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiati bersama jajaran Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kabupaten Magetan, OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan para peserta ziarah turut mendoakan RMTA Soerjo serta mengenang perjuangan dan pengabdiannya bagi bangsa dan Jawa Timur.

Suasana khidmat mewarnai rangkaian prosesi ziarah, mulai dari penghormatan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, hingga tabur bunga.

  • Momentum
  • Khofifah
  • HUT Jatim
  • Perjuangan Gubernur Soerjo

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.