- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Bentuk Satgas 'Kecer...
Trump Bentuk Satgas 'Kecerdasan Super'
Senin, 05 Okt 2026, 16:34 WIBWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (4/10) mengumumkan sebuah satuan tugas (satgas) federal baru untuk mengoordinasikan upaya pemerintah dalam bidang kecerdasan buatan (AI).
Trump dalam sebuah unggahan di media sosial Truth Social mengatakan bahwa satgas tersebut, yang diberi nama "Super Intelligence Force", akan mengoordinasikan upaya pemerintah federal untuk memastikan AS tetap menjadi yang terdepan di dunia dalam bidang AI.
Satuan tugas itu juga akan mengoordinasikan keterlibatan pemerintah dengan konsumen, kelompok kepentingan publik, organisasi keagamaan, penyedia infrastruktur penting, dan perusahaan AI, menurut unggahan tersebut.
Menurut unggahan itu, Direktur Intelijen Nasional AS Jay Clayton akan memimpin satgas tersebut.
Trump juga menyebut Ketua Komisi Perdagangan Federal AS Andrew Ferguson, Kepala Teknologi Pentagon Emil Michael, dan Direktur Kantor Manajemen Personalia Scott Kupor sebagai sejumlah pejabat yang memimpin kelompok itu, yang akan bertanggung jawab kepada Trump dan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles.
Pengumuman tersebut menyusul pertemuan di Gedung Putih pada Selasa (29/9) antara Trump dan para eksekutif perusahaan AI besar.
Dalam pertemuan tersebut, mereka menandatangani kesepakatan sukarela yang menyerukan pengendalian dan peninjauan internal yang lebih kuat terhadap model AI.
Pada hari yang sama, Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif yang mengarahkan lembaga-lembaga federal untuk menggunakan istilah "Super Intelligence" dan "SI" alih-alih "Artificial Intelligence" dan "AI," menurut sebuah lembar fakta yang dirilis Gedung Putih. Ant
- artificial intelligence (AI)
- donald trump
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Elektabilitas Cawapres Disurvei, Dedi Mulyadi Raih Posisi Teratas Menurut PPI
-
Anomali Cuaca Bikin Geger, BNPB Minta Warga Sumatera Utara Siaga Satu Bahaya Banjir
-
AS Sebut Zelenskyy Hambat Kesepakatan Damai, Gagal Akhiri Perang Russia-Ukraina
-
Gedung Putih Pecah Suara, JD Vance Mengaku Beda Pandangan dengan Trump Soal Iran
-
20 GW untuk Data Center: Tanpa Energi Bersih, Indonesia Gagal Jadi Raja Digital Asia
-
Membidik Klub Dagang Dunia, Pemerintah Sisir Kesiapan Aturan CPTPP
-
Pemkab Bekasi Gandeng Kementerian Sosial RI Beri Pelatihan Warga Bentuk Kampung Siaga Bencana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.