Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malioboro Tak Sekadar Tempat Jalan-Jalan, Setu Sinau Hadirkan Ruang Belajar Budaya

📅 Senin, 05 Okt 2026, 17:35 WIB | Oleh:

Keterlibatan para pelaku seni memberikan ruang bagi sanggar untuk memperkenalkan sekaligus membagikan kemampuan mereka kepada masyarakat.

“Untuk sanggar-sanggar, mereka lebih punya media untuk ekspresi supaya mereka juga, apa yang kemudian ingin mereka kontribusikan kepada masyarakat itu kita berikan ruang-ruang,” jelas Yetti.

Bagi masyarakat yang belum memiliki pengetahuan mengenai materi tertentu, kelas-kelas tersebut tetap dapat diikuti. Pembelajaran dibuat agar mudah dipahami sehingga peserta dari berbagai latar belakang dapat bergabung.

Yetti mengatakan, keberadaan ruang belajar semacam itu juga diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih banyak berinteraksi. Budaya yang berkembang di kampung-kampung dapat dibawa ke ruang publik sehingga lebih banyak orang berkesempatan mengenalnya.

“Jadi punya banyak teman untuk kemudian srawung bersama, tidak melakukan hal-hal yang tidak baik,” ucap Yetti.

Salah satu peserta yang merasakan langsung pengalaman tersebut adalah Meisya Nur, warga Prambanan. Ia semula datang ke Malioboro untuk berjalan-jalan. Namun, setelah melihat kegiatan Setu Sinau, ia tertarik mengikuti kelas Wayang Upcycle.

Dalam kelas tersebut, peserta tidak hanya membuat wayang, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai tokoh-tokoh wayang. Mereka kemudian dapat memilih tokoh yang hendak dibuat.

Bagi Meisya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama membuat wayang. Ia menggunakan botol plastik bekas yang sebelumnya telah diproses dengan heat gun hingga menjadi lembaran datar. Selanjutnya, peserta menggunakan solder panas yang telah disediakan untuk mengikuti pola gambar tokoh wayang.

“Baru pertama kali coba, ternyata menarik. Kita juga dijelaskan tentang tokoh-tokoh wayangnya dan bisa pilih mau membuat tokoh yang mana. Ternyata botol plastik bisa dibuat jadi wayang,” ungkap Meisya.

Hasil karya yang dibuat peserta dapat dibawa pulang. Kelas Wayang Upcycle tersebut dihadirkan Bank Sampah Pa-Q-One dari kawasan tepi Sungai Winongo.

Kegiatan itu mempertemukan pembelajaran budaya dengan pemanfaatan limbah. Botol plastik yang sebelumnya menjadi barang buangan diolah menjadi karya berbentuk wayang, sekaligus memberi pengalaman baru kepada peserta mengenai pemanfaatan kembali material yang sudah tidak terpakai.

Dengan konsep tersebut, Setu Sinau memperluas fungsi ruang pedestrian Malioboro. Di tengah aktivitas masyarakat yang datang untuk menikmati kawasan tersebut, tersedia pula ruang untuk belajar, berinteraksi, mengenal seni tradisi, dan mencoba keterampilan baru.

Program yang didukung Dana Keistimewaan DIY itu pun memberi pilihan aktivitas yang dapat diikuti masyarakat secara langsung. Pengunjung tidak hanya membawa pulang pengalaman menikmati Malioboro, tetapi juga pengetahuan mengenai budaya Yogyakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

HP Luncurkan Laptop OmniBook 5

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
HP Luncurkan Laptop OmniBook 5
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.