- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kaum Migran Myanmar Kembal...
Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air
Senin, 05 Okt 2026, 02:30 WIBTHANLYIN - Hampir 1.500 migran Myanmar yang lari ke Malaysia pada Minggu (4/10) tiba di negara asal mereka yang dilanda perang, di bawah skema repatriasi yang tidak transparan. Informasi tersebut datang dari seorang pejabat Angkatan Laut Myanmar.
âTiga kapal yang membawa migran Myanmar telah berlabuh di pangkalan Angkatan Laut Myanmar di Thanlyin tepat sebelum pukul 7.30 pagi waktu setempat,â kata seorang pejabat angkatan laut yang identitasnya dirahasiakan oleh AFP karena ia tidak berwenang untuk berbicara kepada media.
Ratusan keluarga berkumpul saat fajar untuk menjemput kerabat mereka di luar pangkalan, tempat mobil, taksi, dan bus diparkir berjejer siap untuk membawa mereka pergi, seperti yang disaksikan oleh wartawan AFP.
Kyaw Myint, 55 tahun, mengatakan kepada AFP bahwa dia berada di sana untuk menjemput tiga cucunya yang telah ditahan di Malaysia selama satu setengah tahun, dan yang belum ia temui selama enam tahun.
âSejak mereka masuk penjara, kami kehilangan kontak dengan mereka,â kata dia.
Kini Kyaw Myint khawatir mereka akan direkrut tidak hanya oleh militer tetapi juga oleh kelompok bersenjata etnis.
Ada juga kekhawatiran bahwa anggota etnis Rohingya yang teraniaya termasuk di antara kelompok yang dipulangkan, setelah Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, mengumumkan repatriasi tersebut di tengah sentimen anti-Rohingya, tetapi hal ini belum dikonfirmasi.
Rohingya merupakan mayoritas pengungsi dan pencari suaka Myanmar di Malaysia, tetapi Kuala Lumpur belum menanggapi pertanyaan AFP tentang jumlah mereka yang dipulangkan. PM Anwar mengumumkan repatriasi tersebut pada Juli lalu, hanya beberapa hari setelah penahanan lebih dari 100 pencari suaka Rohingya di Kuala Lumpur di tengah meningkatnya xenofobia terhadap pengungsi, khususnya Rohingya di Malaysia.
Menurut pemerintah Myanmar, tiga kapal Angkatan Laut Myanmar meninggalkan Malaysia pada Selasa (29/9) lalu membawa 1.476 migran, rombongan pertama dari 5.000 migran yang menurut PM Anwar telah disetujui Myanmar untuk dipulangkan.
Malaysia menegaskan bahwa semua orang yang kembali setuju untuk dipulangkan secara sukarela dari pusat-pusat penahanan, di mana Myanmar mengatakan mereka telah menyelesaikan hukuman atas pelanggaran imigrasi.
Menurut media Malaysia, rombongan yang tiba diperkirakan termasuk 27 anak-anak dan 79 perempuan, sedangkan sisanya adalah 1.370 pria dewasa.
Malaysia sendiri saat ini sudah berencana rencana untuk memulangkan kelompok kedua yang terdiri dari lebih dari 3.500 migran.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya memperingatkan bahwa kondisi di Myanmar, yang telah dilanda perang saudara sejak kudeta militer tahun 2021, berarti kepulangan yang aman tidak dapat dijamin sebagaimana dipersyaratkan oleh hukum internasional. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Ceuta, Wilayah Kantong Spanyol yang Jadi Tujuan Imigran dan Menjadi Titik Konflik dengan Maroko
-
Bukan Situasi Darurat! Ini Misi 3 F-16 Fighting Falcon TNI AU di Atas Langit Jakarta
-
Viral! 60 Ribu Migran Maroko Nekat Masuk Spanyol, Puluhan Tewas di Perbatasan
-
Fenomena Bediding Selimuti Jawa Timur, Ini Lima Wilayah dengan Suhu Paling Dingin - Bromo Tembus 5 Derajat Celsius
-
Atletico Madrid vs Osasuna: Los Rojiblancos Bidik Kemenangan Beruntun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.