Pemkab Jayawijaya Mendorong Masyarakat di 328 Kampung untuk Budi Daya Pangan Lokal
Minggu, 04 Okt 2026, 23:43 WIBWamena - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendorong masyarakat 328 kampung, empat kelurahan dari 40 distrik untuk dapat membudi daya pangan lokal guna mendukung ketahanan pangan daerah.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan kawasan di daerah itu sangat luas sehingga masyarakat harus dapat memanfaatkannya untuk menanam pangan lokal.
âPangan lokal seperti betatas, singkong dan berbagai jenis umbi-umbian menjadi kekuatan kita dalam menjaga ketahanan daerah maupun nasional,â katanya.
Menurut Atenius, dengan kembali menanam berbagai jenis umbi-umbian di lahannya maka tidak tergantung terhadap pangan nasional seperti beras.
âMakanan-makanan tradisional seperti betatas, singkong sangat baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena makanan rendah gula dan sehat bagi tubuh,â ujarnya.
Dia menjelaskan dengan masyarakat menanam umbi-umbian secara baik maka keterlambatan distribusi beras ke wilayah Jayawijaya Papua Pegunungan tidak akan mengganggu konsumsi masyarakat.
âKami mengajak seluruh masyarakat di 328 kampung untuk dapat kembali ke kampung, menanam umbi-imbian karena sebagai makanan pokok pengganti nasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),â kata Atenius.
Dia menambahkan sejak dulu di kawasan Jayawijaya masyarakat menanam secara alami tidak pernah menggunakan pupuk apapun, sehingga kualitas hasil perkebunan dan pertanian sangat berbeda dengan daerah lainnya.
âKami di wilayah Papua Pegunungan rata-rata dalam menanam sayuran, buah-buahan maupun umbi-umbian tidak pernah menggunakan pupuk, sehingga hasilnya sangat sehat, luar biasa dan rasanya pun alami serta menyegarkan,â ujarnya.
- budi daya pangan lokal
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.