SpaceX Berhasil Mengantarkan Astronot ke Stasiun Ruang Angkasa ISS
📅 Jumat, 02 Okt 2026, 00:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SCAPE CANAVERAL - SpaceX Bawa Empat Astronot ke ISS, Dipimpin Perempuan Kulit Hitam
CAPE CANAVERAL - SpaceX berhasil meluncurkan empat astronot menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dalam misi Crew-13 untuk NASA pada Kamis (1/10).
Dari Dari The Guardian, peluncuran sempat tertunda selama tiga minggu akibat perbaikan sistem bahan bakar kapsul yang mengalami kebocoran. Kondisi cuaca berupa awan tebal juga sempat mengancam proses peluncuran, namun langit akhirnya cukup cerah sehingga roket dapat diberangkatkan dengan aman dari Cape Canaveral, Florida.
Komandan misi Jessica Watkins memimpin penerbangan tersebut bersama tiga awak lainnya, yakni Luke Delaney dari NASA, Joshua Kutryk dari Kanada, dan Sergey Teteryatnikov dari Rusia.
Penerbangan menuju ISS diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Keempat astronot akan menghabiskan waktu sekitar enam bulan di laboratorium yang mengorbit Bumi tersebut.
Bagi Watkins, misi ini menjadi catatan sejarah. Ia menjadi perempuan kulit hitam pertama yang memimpin sebuah kru dalam penerbangan menuju orbit.
Watkins merupakan ahli geologi yang sebelumnya pernah terlibat dalam proyek rover Mars Curiosity milik NASA. Ia juga pernah tinggal di ISS pada 2022 dan kini kembali ke stasiun luar angkasa untuk menjalankan misi keduanya.
"Terima kasih atas perjalanan yang luar biasa," kata Watkins melalui komunikasi radio setelah mencapai orbit.
Sementara itu, tiga anggota kru lainnya merupakan pendatang baru dalam penerbangan luar angkasa. Delaney adalah pensiunan marinir Amerika Serikat, Kutryk merupakan kolonel Angkatan Udara Kerajaan Kanada, sedangkan Teteryatnikov adalah mantan awak kapal selam Rusia.
Mereka akan menggantikan empat astronot yang telah berada di ISS sejak Februari.
Kutryk menjadi salah satu anggota kru yang mendapat perhatian khusus karena istrinya, Heather, dijadwalkan melahirkan anak ketiga mereka pada akhir November, ketika dirinya masih berada di orbit.
Badan Antariksa Kanada menyatakan akan memberikan dukungan kepada Kutryk dan keluarganya selama proses persalinan.
"Banyak hal yang mengubah hidup dapat terjadi dalam waktu enam bulan," kata manajer NASA Dana Weigel sehari sebelum peluncuran.
NASA sebelumnya pernah membantu astronot tetap terhubung dengan keluarganya saat kelahiran anak. Pada 2004, badan antariksa tersebut menyediakan sambungan radio bagi astronot Mike Fincke dengan ruang persalinan istrinya ketika putri mereka lahir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!