Prabowo “Reshuffle” Kabinet, Sejumlah Menteri Diganti
📅 Jumat, 02 Okt 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiPresiden Prabowo Subianto merombak Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat dalam perombakan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Seperti dikutip dari Antara, salah satu perubahan terjadi di pucuk pimpinan Polri. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolri dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Posisi Kapolri kemudian ditempati Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Selain itu, Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sementara Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri bergeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Posisi Menteri Luar Negeri kini diisi Arrmanatha Nasir.
Dudung Abdurachman juga mendapat posisi baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Sementara itu, Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029 yang ditetapkan pada 30 September 2026.
Dalam pelantikan tersebut, para pejabat mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu Presiden Prabowo dan kemudian menandatangani berita acara pelantikan.
Selain pejabat utama tersebut, Prabowo melantik Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Presiden juga melantik Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, Arianto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Perhatian Pasar
Perombakan kabinet tersebut turut menjadi perhatian pelaku pasar. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M Nafan Aji Gusta mengatakan investor mencermati perubahan susunan kabinet karena dapat memunculkan ketidakpastian mengenai arah kebijakan pemerintah.
"Dari sisi domestik, pasar merespons perkembangan reshuffle kabinet yang kembali memunculkan uncertainty terkait arah kebijakan pemerintah ke depan," ujar Nafan di Jakarta.
Pada penutupan perdagangan Kamis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup melemah 61,64 poin atau 1,02 persen ke level 6.009,50. IHSG bergerak di zona merah sepanjang sebagian besar perdagangan.
Menurut Nafan, dampak reshuffle terhadap pasar keuangan bergantung pada persepsi investor terhadap figur yang ditunjuk dan kesinambungan kebijakan ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!