El Nino Berpotensi Sangat Kuat, RI-AS Fokus Riset Laut untuk Antisipasi Kekeringan, Karhutla hingga Banjir
📅 Jumat, 02 Okt 2026, 18:52 WIB | Oleh: Tim PenulisWebinar tersebut diikuti perwakilan Kementerian Luar Negeri, BRIN, Pushidrosal, BNPB, BMKG, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenko Pangan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku.
Forum itu juga melibatkan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia serta Scripps, U.S. Office of Naval Research, dan University of Hawaii.
Dalam pertemuan tersebut, peserta menyepakati dua prioritas riset, yakni pengoperasian underwater glider di utara Papua serta studi percampuran air laut dan internal tide di Selat Makassar.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengubah data laut dan iklim menjadi sistem peringatan dini El Niño serta mendukung langkah konkret untuk melindungi masyarakat Indonesia dari dampaknya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!