Synchronize Fest 2026 Masuki Tahun ke-11 dengan Semangat Gerakan Musik Indonesia
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 17:45 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDari skena emo, festival menghadirkan Emo Revival With Alone At Last, Friends Of Mine, Killed By Butterfly era 2006, Killing Me Inside Re:Union, Side-B dari era Thirteen 2009, dan And The Side Project. Sementara itu, Timur Basudara menghadirkan sejumlah musisi dari Indonesia Timur, seperti Anadok, Bringin Home, Dj Desa, Ecko Show, Fahmy Fay, Faris Adam, Jacson Zeran, Silet Open Up, Toton Caribo, dan Vendetta Rap.
Seluruh penampil akan tersebar di delapan panggung, yaitu Dynamic Stage, District Stage, Forest Stage, XYZ Stage, Gigs Stage, Oleng Upuk, RedWhite Jazz Lounge, dan Panggung Getarrr. Masing-masing panggung membawa karakter, kurasi, serta ekosistem musik yang berbeda.
Gigs Stage tahun ini dikurasi Krapela, ruang kreatif yang berbasis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Kolaborasi tersebut menjadi debut Krapela sebagai kurator di Synchronize Fest dengan menghadirkan Alice, Aryo Adhianto, Baur, Coldskin, Det-Plag Lust, Dirty Dogs Aggression, Gnarly Club, Jo Soegono, Mad Madmen, Masakre, Of Wax, Passive Income, Patras, Peron, Quest*, Rantau, Remuk, dan Sunne.
LaMunai Records mengkurasi sejumlah penampil di Oleng Upuk dengan menghadirkan berbagai warna musik dan pertunjukan. Nama yang tampil antara lain Aneka Nada Selekta, Bagvs, Cristal no. 5, Dangerdope, Danny, Disko Tanah, Habibi Funk, Dizkorea, Prontaxan: Is The Best, Jiwa Jiwa, Kenya, Lamunai Music Services, Mantasticmate X Muztang, Noirlab, Pak Kardiman, PNNY, Poppin Class, Dub Container, Radio Rumah Oma, SingSing Berkaroake, Uda Sjam, Walearic, Wicker Basket, Quirk It!, hingga Dipha Barus: Pop Samping.
Panggung Getarrr kembali dikurasi kolektif Kobra Musik yang dipimpin Dado Darmawan. Tahun ini, panggung tersebut mengeksplorasi musik gendang melalui berbagai bentuk pertunjukan bersama Babaloman, Clever Moose, Deandra Nadira, El Karmoya, Kelalawar Malam, Maria Tambun, Santet, OM PMR, Olsam, OM New Eleng, Orkes Bagong Februari, Orkes Ndugal NDGJ, Orkes Nunung CS, Orkes Trotoar, OT The Hendrix, Sukses Lancar Rejeki, Symphoni Polyphonic Geng Format Black Sabar, dan Tahlilan.
Ruang baru yang turut hadir adalah RedWhite Jazz Lounge yang dikurasi Indra Lesmana. Ruang tersebut menghidupkan kembali nama RedWhite yang pernah menjadi salah satu ruang penting bagi musik jazz di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, sekitar 2011.
RedWhite Jazz Lounge tidak hanya menghadirkan pertunjukan jazz, tetapi juga jam session, live session, set DJ, bincang-bincang, dan permainan. Sejumlah nama yang tampil antara lain LLW, Littlefingers, Song Brothers, EQ Puradiredja, Gerald Situmorang, Kenny Gabriel, Greybox, Bergas, dan Teza Sumendra.
Selain penampilan khusus tersebut, Synchronize Fest 2026 juga menghadirkan musisi lintas genre dan generasi. Nama-nama yang tampil antara lain Afgan, Efek Rumah Kaca, For Revenge, Monkey To Millionaire, Potret, Rumahsakit, Sal Priadi, The Changcuters, The Jansen, The Panturas, The Upstairs, Alkateri: Expanded Session, Ayu Ting Ting, Bernadya, Hindia, .Feast, Rizky Febian & Mahalini, Souljah, Wali, Duo Maia, Endank Soekamti, The Adams, J-Rocks, Nadhif Basalamah, dan Vierratale.
Synchronize Fest juga mempertahankan berbagai ruang di luar panggung musik melalui kolaborasi dengan komunitas dan ruang kreatif. ruangrupa dan Jakarta32 kembali terlibat, sementara record market, Ratatat Bar, dan Salon RNB melengkapi pengalaman pengunjung selama festival.
Untuk identitas visual Synchronize Fest 2026, penyelenggara bekerja sama dengan Drawmama, nama artistik Marishka Soekarna, dengan dukungan kolektif desain Cisarua Creative. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan identitas visual yang berkaitan dengan berbagai isu sosial dan perkembangan masyarakat.
"Kenapa akhirnya yang dipilih Marishka Soekarna, kami merasa dia bisa merepresentasikan situasi isu sosial saat ini."
Semangat gerakan yang dibawa Synchronize Fest juga diterapkan melalui sejumlah program lingkungan selama festival. Program tersebut mencakup Water Refill Station dan Waste Management yang didukung BRI Peduli, Upcycling Project bersama Koalisi Seni, serta pengolahan plastik bekas menjadi instalasi melalui Operasi Plastik oleh Stuffo.
Synchronize Fest juga kembali bekerja sama dengan TransJakarta melalui program nebeng gratis. Pengunjung dapat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi TransJakarta untuk menggunakan armada menuju festival dari tujuh titik yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!