Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinyal Tarik Brexit, Inggris Buka Pintu Gabung Lagi dengan Uni Eropa

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 23:42 WIB | Oleh:
Sinyal Tarik Brexit, Inggris Buka Pintu Gabung Lagi dengan Uni Eropa Doc: AFP/TOLGA AKMEN

LONDON - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, Rabu (30/9), mengatakan bahwa dia akan "memaparkan kepada publik" berbagai opsi mengenai hubungan jangka panjang Inggris dengan Uni Eropa (EU), berargumen bahwa Brexit "lebih banyak membawa kerugian daripada keuntungan."

Ketika berpidato di Konferensi tahunan Partai Buruh di Liverpool, Burnham menyatakan bahwa Inggris tidak mungkin memiliki "arah yang jelas yang kita butuhkan untuk sisa abad ini" tanpa menentukan hubungan masa depannya dengan EU, yang dia gambarkan sebagai "pasar terbesar kita."

Inggris keluar dari EU pada 2020, empat tahun setelah referendum di mana sekitar 52 persen pemilih memutuskan untuk keluar.

Perdana menteri tersebut mengatakan akan memanfaatkan kesempatan di sekitar waktu pertemuan puncak itu untuk memaparkan pilihan-pilihan yang tersedia bagi Inggris.

"Ada berbagai opsi, dan saya akan melihat apakah kita bisa mencapai konsensus mengenai salah satunya, yang akan memberikan kejelasan tentang posisi kita dan masa depan benua tempat kita tinggal ini," katanya.

Burnham juga mengumumkan bahwa manifesto Partai Buruh berikutnya akan memuat komitmen untuk mengubah sistem pemilihan umum Inggris.

Dia mengatakan sedang membentuk "komisi nasional baru untuk reformasi pemilu" dan mengundang semua partai politik untuk berpartisipasi dalam kinerjanya.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Anda telah dua kali memberikan suara untuk mendukung reformasi pemilu. Saya mendengar aspirasi Anda, dan saya sependapat dengan Anda," kata Burnham.

"Kami akan mengikuti pemilihan umum berikutnya dengan komitmen manifesto untuk mengubah sistem pemilu agar suara setiap orang diperhitungkan dan suara setiap orang didengar," tambahnya.

Konsekuensi Politik

Burnham berjanji untuk membawa Inggris "ke jalur baru" dan memaparkan kebijakan terkait air, perumahan, energi, dan pendidikan.

"Saat kita bergerak bersama sebagai satu kesatuan, tidak ada hal yang tidak bisa kita lakukan. Hari ini, kita mengakhiri satu dekade perpecahan. Kita berhenti terus-menerus membaca kabar negatif yang menjelek-jelekkan Inggris. Dan kita membawa negara ini ke jalur yang baru," ujarnya.

Dia mengakui bahwa dirinya "mungkin harus menanggung konsekuensi politik" atas pengumuman tersebut, namun mengatakan bahwa "harus ada seseorang yang berani melewati masa sulit dan mengambil langkah tegas yang mungkin menyakitkan itu."

Kepemilikan Air

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Presidium Mitra BGN Audiens...

RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
RUPSLB Telkom 2026 Setujui ...
Daerah
Memulihkan Kejayaan Desa Sa...

Tahu Alasan Tingginya Harga Ponsel Belakangan?

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Tahu Alasan Tingginya Harga...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.