Foto: Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestle Boost Optimum Hadirkan Program “Bakti Sepanjang Usia Membangun Komunitas Peduli Lansia
Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestlé Boost Optimum menyelenggarakan Health Talk Show inspiratif yang merupakan bagian dari program “Bakti Sepanjang Usia” pada Rabu, 28 Mei 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara ini didukung oleh Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, dan PP PERGEMI. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum, S.T., MIDS menyampaikan, “Indonesia telah memasuki struktur penduduk tua yang ditandai dengan penduduk lansia melebihi 10% dari total penduduk. Pada 2024, ada 21 provinsi yang persentase lansianya melebihi 10% dari total penduduk di provinsi tersebut. Pada 2021, di saat angka harapan hidup meningkat menjadi 71,57 tahun, namun angka harapan hidup sehat hanya 60,7 tahun. Artinya, rata-rata lansia menjalani 11 tahun kehidupannya dalam kondisi sakit. Seiring bertambahnya usia, lansia menghadapi masalah kesehatan kronis dan penurunan fungsi fisik. Kondisi ini menurunkan kualitas hidup lansia, dan jika tidak diatasi, akan semakin meningkatkan beban keluarga dan sistem kesehatan nasional
Peserta menimbang masa otot badan saat mengikutiprogram “Bakti Sepanjang Usia” dengan rangkaian aktivitas Aktif dan Inklusif bagi Komunitas Lansia
Peserta lansia menikmati olah gerak otot dengan sepeda status saat mengikuti program “Bakti Sepanjang Usia” dengan rangkaian aktivitas Aktif dan Inklusif bagi Komunitas Lansia
Asisten Deputi Kesejahteraan Lanjut Usia dan Penyandang Disabilitas Kemenko PMK Ricky Radius Siregar (kedua kiri), Business Executive Officer Nestlé Health Science Erfin Suraida (kedua kanan) bersama dengan Pembina PP PERGEMI, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM (kanan) menyampaikan pentingnya peran keluarga
dan komunitas dalam mencegah malnutrisi pada lansia dalam sesi bincang-bincang dalam acara “RestorActive Fest 2025: Bakti Sepanjang Usia” yang dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
“Meningkatnya populasi lansia membawa tantangan kompleks, mulai dari penyakit kronis, malnutrisi, penurunan fungsi fisik dan kognitif, hingga masalah kesepian, sehingga diperlukan pendekatan multidisiplin dan multisektor yang melibatkan edukasi masyarakat, penguatan komunitas, serta intervensi berbasis keluarga. Aktivitas fisik teratur,dukungan gizi, serta pendampingan psikososial sangat penting untuk memperpanjang masa produktif lansia dan mencegah ketergantungan. Panjang usia saja tidak cukup, sehingga yang perlu diperjuangkan adalah lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan berkualitas. Program ini menjadi contoh baik sinergi antara pemerintah, swasta, komunitas, dan tenaga kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang peduli lansia serta meningkatkan akses informasi dan jejaring yang mendukung kualitas hidup mereka secara menyeluruh.” ujar Pembina PP PERGEMI, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.