Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reshuffle Bikin Pasar Waspada, IHSG Hari Ini Kembali Melemah

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Reshuffle Bikin Pasar Waspada, IHSG Hari Ini Kembali Melemah Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak
Ket. Ilustrasi-Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan sikap hati-hati investor yang masih mencermati arah kebijakan pemerintah pasca-reshuffle.

Ketidakpastian mengenai kesinambungan kebijakan dan dampaknya terhadap perekonomian membuat investor cenderung menahan aksi agresif, sehingga tekanan jual masih membayangi pergerakan pasar saham.

Pada penutupan perdagangan Kamis (1/10) sore, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 61,64 poin atau 1,02 persen ke posisi 6.009,50, yang mana seharian betah berada di zona merah.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa pelaku pasar tengah mencermati reshuffle (perombakan)dalam Kabinet Merah Putih, yang dinilai berpotensi memunculkan uncertainty terkait arah kebijakan pemerintah ke depan.

"Dari sisi domestik, pasar merespons perkembangan reshuffle kabinet yang kembali memunculkan uncertainty terkait arah kebijakan pemerintah ke depan.” ujar Nafan saat dihubungi oleh ANTARA di Jakarta, Kamis (1/10).

Nafan mengatakan dampak reshuffle kabinet terhadap pasar keuangan maupun saham sangat bergantung pada persepsi investor terhadap figur yang ditunjuk dan kontinuitas kebijakan ekonomi.

"Dalam jangka pendek, reshuffle kabinet dapat meningkatkan volatilitas karena pasar perlu menilai kembali arah kebijakan, koordinasi antarkementerian, serta implikasinya terhadap program fiskal dan ekonomi," ujar Nafan.

Di sisi lain, ia menyebut apabila perubahan tersebut dipersepsikan mampu memperkuat efektivitas pemerintahan, menjaga kesinambungan kebijakan, dan memberikan kepastian terhadap agenda reformasi maupun investasi, dampaknya dapat menjadi lebih konstruktif dalam jangka menengah.

Dengan demikian, menurutnya, pasar saat ini kemungkinan lebih membutuhkan policy clarity dibandingkan sekadar perubahan komposisi kabinet.

“Perkembangan reshuffle hari ini sendiri menunjukkan bahwa pasar langsung merespons perubahan tersebut, meskipun perlu dibedakan antara reaksi awal dan dampak fundamentalnya,” ujar Nafan.

Sementara dari mancanegara, Nafan mengatakan level yield US Treasury yang relatif tinggi, tekanan terhadap rupiah, serta ketidakpastian geopolitik masih membatasi appetite investor terhadap aset berisiko di emerging market.

“Sikap investor saat ini menurut saya cenderung lebih defensif dan selektif,” ujar Nafan.

Ia menjelaskan, investor masih melakukan rebalancing portofolio dengan mengurangi eksposur pada saham-saham berkapitalisasi besar yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap arus modal asing, sembari mencari saham atau sektor yang memiliki fundamental kuat dan katalis spesifik.

“Hal ini tercermin dari masih berlanjutnya net foreign sell dan tekanan pada sejumlah saham big caps,” ujar Nafan,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

19 menit yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.