Peternak Banyumas Mulai Tertekan, Biaya Urus Ternak Naik Gegara Kemarau
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 05:48 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto"Kalau nanti analisis mengenai data daging memang kurang, kami akan koordinasi dengan ketahanan pangan, apakah nanti akan kita upayakan dari luar atau bagaimana," katanya.
Ia menegaskan pemerintah daerah tetap berupaya menjaga ketahanan pangan agar ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjamin, termasuk melalui dukungan terhadap produksi peternakan.
"Perlindungan dari pemerintah terhadap pangan harus tetap kita jaga stabil ke masyarakat. Produksi daging kita upayakan," kata Arif.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi di Purwokerto, Jumat (25/9), mengatakan pasokan daging sapi masih menghadapi kendala karena belum adanya penambahan kuota ternak setelah Hari Raya Idul Adha sehingga berdampak terhadap kenaikan harga di sejumlah pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di Pasar Sokaraja ditemukan harga daging sapi sebesar Rp165 ribu per kilogram, di atas harga acuan pemerintah Rp150 ribu. Di Pasar Manis Rp175 ribu sampai Rp180 ribu," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!