Ledakan Terjadi di Jalur Pipa Gas Suriah, Picu Kebakaran Besar 3 Pembangkit Listrik

Kamis, 01 Okt 2026, 10:01 WIB

DAMASKUS - Ledakan terjadi di jalur pipa gas dekat ibu kota Suriah, Damaskus, pada Rabu (30/9) malam, memicu kebakaran besar dan menyebabkan tiga pembangkit listrik tidak beroperasi.

Peristiwa itu terjadi dua hari setelah ledakan yang disebabkan oleh sabotase di jalur pipa gas di bagian timur negara itu.

Ket. Foto: Ledakan tersebut menyebabkan tiga pembangkit listrik tidak beroperasi, kata Perusahaan Listrik Suriah — Sumber: SANA

"Ledakan terdengar di Ghouta Timur, dekat Damaskus," kantor berita resmi SANA melaporkan pertama kali pada hari Rabu. 

Sebuah sumber pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa "ledakan di pipa gas dekat pembangkit listrik Tishrin" yang memicu "kebakaran besar".

Tishrin adalah pembangkit listrik tenaga termal yang terletak sekitar 36 kilometer (22 mil) di sebelah tenggara Damaskus.

Ledakan itu menyebabkan tiga pembangkit listrik tidak beroperasi, kata Perusahaan Listrik Suriah dalam sebuah pernyataan.

"Penutupan pembangkit-pembangkit listrik ini akan menyebabkan penurunan jumlah listrik yang dihasilkan dan peningkatan sementara jam-jam penjatahan," demikian pernyataan tersebut.

Abdelhamid Sallat, direktur departemen media di Kementerian Energi, mengatakan  dampak ledakan tersebut tidak lagi terbatas pada sektor listrik tetapi telah "meluas ke stasiun pemompaan dan pemurnian air minum".

Ledakan-ledakan itu terjadi di tengah meningkatnya protes atas kenaikan harga bahan bakar, yang menurut pihak berwenang disebabkan oleh perang regional dengan Iran.

Produksi minyak, gas, dan listrik Suriah sangat terpengaruh oleh perang saudara yang melanda negara itu antara tahun 2011 dan 2024.

Dulu, Suriah memproduksi 30 juta meter kubik gas per hari untuk pembangkit listrik, dibandingkan dengan hanya 8,5 juta meter kubik saat ini.

Kebutuhan gas domestik diperkirakan antara 22 dan 25 juta meter kubik per hari, menurut Menteri Energi Mohammad al-Bashir.

  • Ledakan Pipa Gas

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.